Manfaat MBG di Lokasi Bencana: Hasil Tani dan Kebun Lokal Terserap, Warga Makan Bergizi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Jan 2026, 22:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pedagang pasar Lampahan pada Rabu, 31 Desember 2025. Pedagang pasar Lampahan pada Rabu, 31 Desember 2025. (Istimewa)

Ntvnews.id, Bener Meriah - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat ganda bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Bener Meriah, Aceh. Selain membantu pengungsi mendapatkan asupan makanan bergizi, program ini juga menggerakkan roda perekonomian melalui penyerapan hasil pertanian lokal.

Hal tersebut disampaikan Tika, salah seorang pedagang di Pasar Lampahan, Bener Meriah, yang merasakan langsung dampak positif kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rakan Sebet. Dapur MBG tersebut menjadi yang pertama beroperasi pascabencana banjir dan longsor pada akhir November lalu.

Menurut Tika, SPPG Rakan Sebet mulai menyalurkan MBG kepada masyarakat terdampak yang berada di posko-posko pengungsian.

“SPPG yang pertama berjalan itu setahu saya SPPG Rakan Sebet, langsung dari yayasan Bapak Presiden. Jadi sesuai arahan Bapak Presiden yayasan ayo langsung jalan. Jadi enggak hanya bagikan beras atau minyak, udah bisa bagikan makanan,” ujar Tika saat ditemui di Pasar Lampahan, Rabu, 31 Desember 2025.

Ia menjelaskan, SPPG Rakan Sebet menyediakan menu makanan lengkap dan bergizi, mulai dari lauk pauk, sayuran, hingga buah-buahan yang hampir tersedia setiap hari. Hal tersebut sangat membantu masyarakat di tengah keterbatasan pasokan pangan pascabencana.

Baca Juga: Mensos Sebut MBG Bagi Lansia dan Disabilitas Akan Dilengkapi Layanan Perawat

Seorang pedagang di Pasar Lampahan, Bener Meriah, yang bernama Tika. <b>(Istimewa)</b> Seorang pedagang di Pasar Lampahan, Bener Meriah, yang bernama Tika. (Istimewa)

“Yang tadinya masyarakat cuma cari ikan asin saja, ikan asin pun hampir 20 ribu per gram. Jadi begitu dapat daging Alhamdulillah kan,” tuturnya.

Selain meningkatkan pemenuhan gizi pengungsi, keberadaan dapur MBG juga berdampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal dan penataan aktivitas di posko pengungsian. “Perputaran ekonomi jadi ada, lalu aktivitas di posko juga lebih tertata. Semua jadi lebih tertib dan terbantu,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Tika berharap seluruh SPPG di Kabupaten Bener Meriah dapat terus beroperasi dan memprioritaskan penyerapan hasil pertanian lokal yang selama ini sulit dipasarkan ke luar daerah.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Bantuan Bencana Harus Transparan dan Tanpa Kepentingan

“Harapan kami, semua SPPG di Bener Meriah bisa menyerap hasil petani. Jadi hasil pertanian yang sulit dikirim keluar, seperti cabai dan sayur, bisa diserap di sini dan dimanfaatkan untuk MBG,” ujarnya.

Tika juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis yang telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat terdampak bencana.

“Terima kasih banyak Bapak Presiden atas program MBG dan dukungannya untuk masyarakat kami di sini,” pungkasnya.

x|close