TNI Baku Tembak dengan OPM di Yahukimo, Sejumlah Senjata dan Perlengkapan Berhasil Diamankan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Nov 2026, 10:02
thumbnail-author
Amanda Putri Utomo
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Senjata yang ditemukan personel Koops TNI Habema di sebuah bangunan berlokasi di sekitar Kali Braza, Kampung Kimbule, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Selasa (3/11/2026) Senjata yang ditemukan personel Koops TNI Habema di sebuah bangunan berlokasi di sekitar Kali Braza, Kampung Kimbule, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Selasa (3/11/2026) ( (ANTARA/Ho-Pen Habema))

Ntvnews.id, Jakarta - Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di sekitar Kali Braza, Kampung Kimbule, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (3/11). Dalam operasi tersebut, prajurit TNI berhasil mengamankan sejumlah senjata dan perlengkapan yang diduga ditinggalkan anggota kelompok bersenjata.

Operasi dilakukan oleh personel Komando Operasi Habema TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Mobile Yonif 3 Marinir. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan wilayah sekaligus mencegah aktivitas kelompok bersenjata yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat setempat.

Baca Juga: Baku Tembak dengan OPM di Yahukimo, TNI Berhasil Sita 7 Senpi

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna menjelaskan, peristiwa bermula ketika personel melaksanakan patroli di wilayah Kampung Kimbule. Kegiatan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata OPM Kodap XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak.

"Patroli untuk menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata OPM Kodap XVI/Yahukimo pimpinan Elkius Kobak yang diduga memanfaatkan kawasan tersebut sebagai tempat persinggahan," kata Wirya.

Saat menyisir kawasan tersebut, prajurit menemukan sebuah bangunan berbahan kayu yang menimbulkan kecurigaan. Ketika personel mendekat untuk melakukan pemeriksaan, dua orang terlihat keluar dari bangunan dan melarikan diri.
Prajurit TNI sempat memberikan peringatan agar kedua orang tersebut menghentikan pelariannya. Namun, imbauan itu tidak diindahkan hingga situasi berkembang menjadi kontak tembak antara personel TNI dan kedua orang tersebut.

Wirya menyampaikan bahwa baku tembak berlangsung tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka dari kedua pihak. Setelah situasi terkendali, personel melakukan pengamanan di sekitar lokasi dan memeriksa sejumlah barang yang ditinggalkan.

"Kontak tembak berakhir tanpa korban jiwa maupun luka-luka dari kedua pihak. Personel selanjutnya melaksanakan pengamanan lokasi dan menemukan sejumlah persenjataan serta perlengkapan yang ditinggalkan," jelas Wirya.

Dari hasil pemeriksaan di bangunan tersebut, TNI menemukan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata. Barang bukti itu meliputi satu pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 milimeter, pistol airsoft gun, alat bidik teleskop, sejumlah amunisi, senjata tajam, busur dan anak panah, perangkat komunikasi, dokumen, serta perlengkapan lainnya.

Baca Juga: Patroli Koops TNI Habema di Kali Braza Yahukimo, Senjata Diamankan Tanpa Korban Jiwa

Seluruh barang yang ditemukan kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.
Wirya menegaskan, TNI akan terus meningkatkan pengamanan melalui kegiatan patroli rutin di wilayah Papua, khususnya daerah yang terindikasi menjadi lokasi aktivitas kelompok bersenjata. Upaya tersebut, menurutnya, ditujukan untuk menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari potensi gangguan dan aksi kekerasan.

Melalui operasi tersebut, Koops TNI Habema menyatakan komitmennya untuk terus menjalankan tugas pengamanan wilayah dan memastikan situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo tetap terkendali.

(Sumber: ANTARA)