Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 4 November 2026. Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis terkait kepentingan dan pembangunan Aceh.
Mualem membagikan momen pertemuan itu melalui akun Instagram pribadinya, @muzakirmanaf1964, pada Rabu malam. Unggahan tersebut kemudian dibagikan ulang melalui Instagram Sekretariat Kabinet.
"Saya menemui Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11/2026)," tulis Muzakir dalam unggahannya.
Baca Juga: JPU Pertanyakan soal Proses KKN Jokowi
Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Staf Khusus Gubernur Aceh Teuku Irsyadi.
Dalam pertemuan itu, Mualem menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian Pemerintah Aceh. Pembahasannya mencakup keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus), kepastian hukum terkait Bendera Aceh, hingga penyelesaian status tanah wakaf Blang Padang.
Selain itu, kedua pihak turut membicarakan tindak lanjut surat kepresidenan tahun 2017 mengenai PATNA serta percepatan pelaksanaan keputusan terkait Blok Rantau.
Mualem juga mengajukan usulan pembentukan dana abadi bagi para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
"Kami juga membahas mengenai tindak lanjut surat kepresidenan tahun 2017 terkait PATNA, percepatan tindak lanjut keputusan terkait Blok Rantau, serta usulan dana abadi bagi mantan kombatan GAM," ucap dia.
Menurut Mualem, Presiden Prabowo memberikan respons positif terhadap sejumlah usulan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
"Semoga pertemuan ini menjadi langkah positif bagi penyelesaian agenda strategis dan kemajuan Aceh ke depan," ucapnya.
Mualem Temui Prabowo, Bahas Bendera Aceh hingga Dana Otsus (Istimewa)