Mamdani Sindir JD Vance Lewat Meme usai Trump Klaim Prestasi New York

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Nov 2026, 06:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Wali Kota Terpilih New York Zohran Mamdani Bertemu Presiden Donald Trump Wali Kota Terpilih New York Zohran Mamdani Bertemu Presiden Donald Trump (Istimewa)

Ntvnews.id, New York - Wali Kota New York Zohran Mamdani melontarkan sindiran kepada Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance melalui sebuah meme satire. Aksi tersebut dilakukan setelah Vance mengunggah poster yang mengklaim berbagai pencapaian di New York merupakan hasil kerja pemerintahan Presiden Donald Trump.

Hubungan Mamdani dengan Trump sebelumnya memang diwarnai ketegangan sejak masa kampanye pemilihan wali kota New York pada 2025. Saat itu, Trump kerap melontarkan kritik terhadap Mamdani yang merupakan seorang Muslim dan berasal dari Partai Demokrat, kubu politik yang berseberangan dengannya.

Trump bahkan pernah menyebut Mamdani sebagai 'komunis gila' dan memperingatkan bahwa kepemimpinannya berpotensi membawa dampak buruk bagi New York.

Mamdani tidak tinggal diam menghadapi serangan tersebut. Ia sempat menyampaikan bahwa kemenangannya dalam pemilihan wali kota menjadi bukti bahwa Trump dapat dikalahkan melalui strategi politik yang tepat.

Baca Juga: Netanyahu dan Wali Kota New York Mamdani Saling Serang Jelang Sidang PBB

Meski demikian, hubungan keduanya mulai menunjukkan perubahan setelah Mamdani resmi menjabat sebagai wali kota. Trump bahkan bertemu dengannya di New York pada September 2026 dan memberikan pujian dengan menyebut Mamdani berpotensi menjadi wali kota yang hebat.

Kini, hubungan politik keduanya kembali menjadi perhatian setelah JD Vance mengunggah sebuah poster melalui akun media sosial X. Poster tersebut memuat sejumlah klaim keberhasilan dalam memperbaiki kondisi New York yang dikaitkan dengan kebijakan pemerintahan Trump.

Dalam unggahannya, Vance menyampaikan bahwa pemerintah federal memberikan dukungan kepada masyarakat New York.

"Kami mendukungmu, New York!" tulis Vance.

Poster bertajuk 'Pemerintahan Trump memberikan hasil bagi New York' itu memuat sejumlah pencapaian, mulai dari penurunan angka kriminalitas hingga kebijakan pengurangan pajak bagi keluarga pekerja.

Vance mengklaim New York berhasil mencatatkan tingkat kejahatan terendah sepanjang sejarah, baik di wilayah kota maupun negara bagian.

"Masyarakat yang lebih aman. Tingkat kejahatan terendah yang pernah tercatat di Kota New York dan New York (Negara bagian)," tulis Vance.

Selain itu, ia menyebut angka penembakan di New York telah mencapai tingkat terendah sepanjang sejarah. Vance juga mengklaim pemerintah berhasil mencegah masuknya imigran ilegal ke wilayah tersebut, menggunakan istilah illegal alien yang kerap dipakai Trump untuk menyebut imigran tanpa dokumen resmi.

Dalam poster yang sama, Vance turut mencantumkan kebijakan pemangkasan pajak bagi keluarga pekerja serta keberhasilan mempertahankan pembayaran upah senilai USD32 miliar.

Ia juga mengklaim pemerintahan Trump mencatatkan investasi terbesar sepanjang sejarah New York dengan total mencapai USD472 miliar.

Unggahan tersebut kemudian menuai beragam tanggapan dari pengguna X. Sejumlah warganet menilai Vance sedang mengklaim keberhasilan yang berkaitan dengan kinerja pemerintahan lokal New York di bawah kepemimpinan Mamdani, yang berasal dari Partai Demokrat.

Mamdani kemudian merespons unggahan Vance menggunakan meme viral guy stopping subway atau gambar seorang pria yang menghentikan kereta bawah tanah.

Meme tersebut lazim digunakan sebagai bentuk sindiran terhadap seseorang yang mengaku memiliki kontribusi besar terhadap keberhasilan suatu kelompok, meskipun sebenarnya tidak terlibat dalam proses pencapaiannya.

Di sisi lain, Mamdani memang memperoleh dukungan luas dari masyarakat New York, terutama melalui aktivitas dan kampanyenya di media sosial. Sejumlah kebijakannya dinilai berpihak pada kebutuhan warga, seperti upaya menekan harga bahan makanan, memperluas jalur layanan bus, menyediakan penitipan anak gratis, hingga menghadirkan berbagai program terkait perumahan.

Kebijakan-kebijakan tersebut menjadi salah satu faktor yang memperkuat popularitas Mamdani di tengah masyarakat New York.