Lula da Silva Kecam Flavio Bolsonaro yang Pergi ke AS Usai Kalah Pemilu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Okt 2026, 18:19
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Flavio Bolsonaro, calon presiden dari Partai Liberal Brasil, berpose bersama istrinya usai memberikan suara di sebuah tempat pemungutan suara putaran kedua pemilihan presiden Brasil 2026 di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (25/10/2026). Flavio Bolsonaro, calon presiden dari Partai Liberal Brasil, berpose bersama istrinya usai memberikan suara di sebuah tempat pemungutan suara putaran kedua pemilihan presiden Brasil 2026 di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (25/10/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Brasil terpilih, Luiz Inacio Lula da Silva, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan Flavio Bolsonaro yang bepergian ke Amerika Serikat (AS) pascakealahan dalam pemilihan presiden. Lula menilai tindakan tersebut sebagai gestur memalukan dan bentuk pelecehan terhadap para pemilih di tanah air.

“Saya bertanya-tanya apa yang ada dalam hati nurani seseorang yang baru saja kalah dalam pemilu dan melarikan diri dari negaranya sendiri. Jika Anda tidak menyembunyikan apa pun, Anda tidak perlu takut,” ujar Lula, sebagaimana dikutip dari CNN Brasil, Rabu, 28 Oktober 2026.

“Seseorang yang diam-diam meninggalkan negara ini tentu memiliki sesuatu untuk disembunyikan. Tidak perlu mengeklaim bahwa tidak ada demokrasi di sini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Lula juga melayangkan tudingan keras bahwa keluarga Bolsonaro kerap memperlakukan Brasil layaknya negara sekunder, di mana loyalitas mereka dinilai lebih berpihak kepada Amerika Serikat.

Sorotan publik terhadap keberangkatan Flavio bermula menyusul instruksi dari pengadilan Brasil pada hari Senin, yang memerintahkan putra sulung mantan Presiden Jair Bolsonaro tersebut untuk menyerahkan paspor miliknya sebagai bagian dari proses investigasi atas dugaan kasus pencucian uang.
 

Kendati demikian, Flavio Bolsonaro secara tegas membantah seluruh tuduhan hukum yang diarahkan kepadanya. Kepergiannya ke negeri Paman Sam sendiri terjadi persis setelah putaran kedua pemilu presiden Brasil rampung digelar pada 25 Oktober.

Berdasarkan hasil resmi, Lula da Silva keluar sebagai pemenang kontestasi usai meraup 51,79 persen suara, mengungguli lawannya yang mendulang 48,21 persen suara. CNN Brasil melaporkan bahwa Flavio bersama keluarganya kini telah mendarat di Amerika Serikat.

Di sisi lain, pihak Gedung Putih melalui keterangan yang disampaikan kepada RIA Novosti mengonfirmasi bahwa Departemen Luar Negeri AS telah menerbitkan visa resmi bagi Flavio Bolsonaro beserta anggota keluarganya sehingga mereka dapat memasuki wilayah Amerika Serikat secara sah.
 
(Sumber: Antara)