Survei PPI: Prabowo Unggul dalam Tiga Simulasi Pilpres

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Okt 2026, 08:20
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI & DPD RI Tahun 2026 yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Ja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI & DPD RI Tahun 2026 yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Ja

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menempati posisi teratas dalam tiga simulasi pemilihan presiden berdasarkan hasil survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI). Survei tersebut menguji elektabilitas sejumlah tokoh melalui simulasi terbuka, 17 kandidat, dan lima kandidat presiden.

Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno memaparkan hasil survei nasional bertajuk "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" di Jakarta, Minggu, 18 Februari 2026. Dalam setiap simulasi, responden diberikan pertanyaan yang sama untuk mengetahui pilihan mereka jika pemilihan presiden digelar saat ini.

Pertanyaan yang diajukan kepada responden adalah "Jika pemilihan presiden dilaksanakan saat ini, siapakah yang akan anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?"

Dalam simulasi terbuka yang melibatkan 20 tokoh, Prabowo memperoleh elektabilitas sebesar 31,6 persen dari total 1.200 responden. Posisi berikutnya ditempati Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan 11,4 persen, Anies Baswedan 10,1 persen, Gibran Rakabuming Raka 6,9 persen, serta Ganjar Pranowo 4,4 persen.

Sejumlah tokoh lainnya juga masuk dalam daftar 10 besar. Agus Harimurti Yudhoyono memperoleh 2,3 persen, Mahfud Md sebesar 1,7 persen, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda 1,1 persen, serta Purbaya Yudhi Sadewa dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masing-masing 0,8 persen.

Baca Juga: Deretan Doa dari Menteri Kabinet Merah Putih untuk Prabowo yang Ulang Tahun Ke-75

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencatatkan elektabilitas 0,6 persen. Muhaimin Iskandar dan Sugiono masing-masing memperoleh 0,2 persen.

Adapun Rocky Gerung, Abdul Somad, Kaesang Pangarep, Erick Thohir, Bahlil Lahadalia, dan Yusril Ihza Mahendra masing-masing mencatatkan elektabilitas 0,1 persen.

Dalam simulasi kedua yang melibatkan 17 kandidat, Prabowo kembali menempati posisi teratas dengan elektabilitas 34 persen.

Anies Baswedan berada di urutan kedua dengan 19,4 persen, diikuti Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 11,1 persen dan Gibran Rakabuming Raka dengan 10,9 persen. Muhaimin Iskandar melengkapi lima besar dengan perolehan 3 persen.

Di bawahnya, Yusril Ihza Mahendra memperoleh elektabilitas 1,7 persen, Pramono Anung 1,6 persen, dan Ketua DPR RI Puan Maharani 1,4 persen.

Kaesang Pangarep mencatatkan 1,3 persen, disusul Surya Paloh sebesar 1,1 persen. Zulkifli Hasan memperoleh 0,8 persen, Bahlil Lahadalia 0,6 persen, Muhammad Mardiono 0,5 persen, Al Muzzammil Yusuf 0,4 persen, Anis Matta 0,3 persen, serta Angela Tanoesoedibjo 0,2 persen.

Prabowo Raih 40,5 Persen dalam Simulasi Lima Kandidat

Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara <b>(NTVnews)</b> Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara (NTVnews)

Pada simulasi terakhir yang menguji lima nama kandidat untuk Pemilihan Presiden 2029, elektabilitas Prabowo mencapai 40,5 persen.

Anies Baswedan menempati posisi kedua dengan 17,7 persen. Berikutnya, Agus Harimurti Yudhoyono memperoleh 14 persen, Gibran Rakabuming Raka 12,2 persen, dan Pramono Anung 3,9 persen.

Hasil tersebut menunjukkan Prabowo berada di posisi teratas dalam ketiga skenario yang diuji PPI. Namun, angka-angka itu merupakan gambaran pilihan responden saat survei dilaksanakan dan bukan hasil pemilihan presiden mendatang.

Survei nasional PPI dilakukan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden. Peserta survei merupakan penduduk berusia minimal 17 tahun atau telah menikah.

Responden tersebar di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, serta 120 desa dan kelurahan. PPI menyebut survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar 2,83 persen.

x|close