Pramono: Saya Heran Kalau Ada Permintaan Gratis Masuk Ancol dan Ragunan untuk Semua Masyarakat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Okt 2026, 11:15
thumbnail-author
Muhamad Ridha
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (13/10/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (13/10/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menyatakan tiket masuk Ancol tidak dapat digratiskan bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, pengelolaan dan pemeliharaan kawasan wisata membutuhkan biaya operasional yang harus tetap dipenuhi.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono menanggapi aspirasi warga yang meminta tiket masuk Ancol digratiskan. Permintaan itu sebelumnya disuarakan dalam aksi unjuk rasa di Balai Kota Jakarta dan audiensi dengan anggota DPRD DKI Jakarta.

"Saya juga heran kalau ada permintaan untuk gratis bagi semua masyarakat. Ya enggak mungkin lah untuk dipenuhin, karena apa pun untuk merawat, memelihara, baik di Ancol maupun Ragunan memerlukan biaya," tutur Pramono di kawasan Plumpang, Jakarta Utara pada Selasa malam, 27 Oktober.

Meski tidak memberlakukan tiket gratis bagi semua pengunjung, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan fasilitas tersebut kepada kelompok penerima bantuan pendidikan tertentu.

Pramono menjelaskan, penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dapat menikmati akses masuk Ancol dan Ragunan secara gratis.

"Ancol dan Ragunan itu gratis bagi anak-anak penerima KJP dan KJMU. Jadi, tidak gratis bagi semua," katanya.

Baca Juga: Ruko di Pondok Gede Kebakaran Jadi Tontonan Warga

Sebelumnya, kelompok Warga Jakarta Bersatu menyampaikan aspirasi agar biaya masuk Ancol dihapuskan. Mereka menilai biaya tiket dan parkir menjadi beban tersendiri bagi masyarakat yang ingin berwisata bersama keluarga.

Aspirasi itu disampaikan saat perwakilan kelompok tersebut bertemu dengan sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta di gedung dewan pada Selasa, 27 Oktober.

Juru Bicara Warga Jakarta Bersatu, Andi, menyebut tarif parkir dan tiket masuk Ancol masing-masing mencapai Rp25.000. Dengan demikian, pengunjung yang membawa kendaraan pribadi perlu menyiapkan sedikitnya Rp50.000 untuk kedua biaya tersebut, belum termasuk pengeluaran lainnya.

Menurut Andi, total biaya akan bertambah bagi keluarga yang datang bersama pasangan dan anak-anak. Jika jumlah anggota keluarga mencapai lima orang, biaya tiket masuk saja dapat mencapai ratusan ribu rupiah.

"Bagaimana kalau kita punya anak dua atau tiga, istri, bisa berlima, dikali Rp25.000 kan cukup lumayan. Jadi, uang untuk masuk Ancol habis buat masuknya aja," pungkas Andi.

Baca Juga: Warga Demo di Balai Kota DKI, Tuntut Akses Gratis Pantai Ancol

(Sumber: Antara)

x|close