Pramono: Penumpang Transjabodetabek Bogor-Blok M Tertinggi, Capai 10.000 Orang per Hari

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Okt 2026, 16:52
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id , Jakarta - Layanan Transjabodetabek rute Bogor-Blok M mencatat jumlah penumpang harian tertinggi dibandingkan rute Transjabodetabek lainnya. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut jumlah pengguna rute tersebut kini mencapai sekitar 8.000 hingga 10.000 penumpang setiap hari.

Ia mengatakan perkembangan layanan Transjabodetabek terus menunjukkan peningkatan, termasuk rute yang menghubungkan Jakarta dengan sejumlah wilayah penyangga seperti Bekasi dan Bogor.

"Perkembangan Transjabodetabek, termasuk yang ke Bekasi sekarang ini sudah mengalami peningkatan yang luar biasa. Sekarang memang yang paling tinggi itu Bogor. Bogor itu harian antara 8.000 sampai 10.000," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 26 Oktober 2026.

Selain Bogor, layanan Transjabodetabek menuju Bekasi juga menunjukkan pertumbuhan jumlah pengguna. Pramono mencatat, penumpang Transjabodetabek tujuan Bekasi saat ini berada di kisaran 4.000 hingga 5.000 orang per hari.

"Bekasi antara 4.000-5.000. Tetapi dengan konektivitas yang semakin baik, Pak Wali dan juga jajaran, pasti orang akan menggunakan transportasi umum lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan pribadi," imbuhnya.

Bus Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta <b>(Humas DKI)</b> Bus Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta (Humas DKI)

Menurut orang nomor satu di DKI tersebut, peningkatan konektivitas antara Jakarta dan wilayah penyangga akan menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi umum.

Kondisi itu dinilai penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat di kawasan Jabodetabek. Semakin mudah akses transportasi umum, semakin besar pula peluang masyarakat memilih moda angkutan massal untuk perjalanan sehari-hari.

Pramono juga menyinggung perkembangan kualitas transportasi publik Jakarta yang menurutnya terus mengalami kemajuan. Ia menyebut posisi transportasi umum Jakarta dalam pemeringkatan dunia kini berada di peringkat 15, meningkat dari posisi sebelumnya yang berada di peringkat 17.

"Saya sendiri tidak membayangkan Jakarta tahun lalu nomor 17 terbaik dunia. Sekarang ini Jakarta transportasi umumnya itu nomor 15 terbaik dunia. Di ASEAN kita nomor 2 setelah Singapura," ungkapnya.

Baca Juga: TransJakarta Sesuaikan Rute Imbas Demo, Ini Daftar Rutenya

Jakarta bahkan dinilai telah mampu berada di atas sejumlah kota besar Asia Tenggara dalam hal perkembangan transportasi publik.

"Jadi, kita jauh lebih baik daripada Bangkok, Kuala Lumpur, Manila, dan sebagainya. Sementara di Asia sendiri, di ibu kota-ibu kota negara besar kita nomor satu," katanya.

"Karena bandingannya kalau dengan Beijing kita lebih baik, dengan Tokyo kita lebih baik, dengan New Delhi kita lebih baik. Jadi, untuk di Asia sendiri sekarang Jakarta transportasi publiknya sudah cukup baik," sambung Pramono.

x|close