Ntvnews.id, Jakarta - Polemik kerusakan rumah milik beauty influencer Tasya Farasya kembali mencuri perhatian publik. Berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru dari tim kontraktor, biaya perbaikan struktur bangunan rumah tersebut diperkirakan mencapai Rp5 hingga Rp6 miliar akibat sejumlah pelanggaran teknis dan penurunan mutu material.
Estimasi fantastis ini dibagikan langsung oleh Tasya melalui akun Instagram pribadinya, di mana ia memperlihatkan momen diskusi dengan tim kontraktor yang tengah mengevaluasi kondisi bangunan seluas sekitar 3.000 meter persegi itu.
Dalam penelusurannya, kontraktor menemukan sejumlah masalah krusial pada struktur bangunan. Salah satu temuan yang paling disorot adalah keberadaan kayu bekisting material cetakan sementara saat pengecoran beton yang tidak dibongkar dan dibiarkan membusuk di dalam struktur bangunan pada beberapa titik.
Selain masalah material sisa cor, pemeriksaan lebih lanjut juga mengungkap ketidaksesuaian mutu beton. Berdasarkan dokumen as-built (dokumen kondisi akhir pembangunan), mutu beton yang seharusnya digunakan adalah K-300. Namun, hasil pengujian menggunakan metode non-destructive testing (NDT) berupa hammer test menunjukkan angka yang jauh di bawah standar.
"Jadi ada kayu bekisting yang enggak dibongkar dan enggak ketemunya di satu titik, tapi di beberapa titik ya. Ketika bongkar ya ketemu di situ. Mutunya drop sampai 100... sampai 63 malah, Bu," ungkap salah kontraktor kepada Tasya dalam video Instagram stories, 26 Oktober 2026.
Baca Juga: Tasya Farasya Ungkap Sempat Mau Lompat dari Genteng Usai Gugat Cerai Ahmad Assegaf
Mendengar penjelasan tersebut, Tasya tampak terkejut dan mempertanyakan integritas pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan sebelumnya. Kendati demikian, pihak kontraktor menegaskan bahwa hasil hammer test awal ini masih memerlukan penilaian teknis komprehensif lanjutan untuk memastikan penyebab pasti penurunan mutu struktur.
Angka Rp5 hingga Rp6 miliar yang disebut oleh kontraktor dipastikan baru mencakup tahap perbaikan struktur bangunan saja, belum termasuk estimasi total keseluruhan biaya renovasi akhir.
"Wah 5-6 M untuk perbaikan struktur,”jawah Tasya bernada kesal.
Persoalan rumah mewah ini sebelumnya telah lama menjadi sorotan setelah Tasya mengeluhkan berbagai kerusakan fisik, termasuk munculnya retakan-retakan parah pada bangunan meski rumah tersebut baru ditempati.
Nama mantan suami Tasya, Ahmad Assegaf, ikut terseret dalam pusaran polemik ini lantaran disebut-sebut pernah memegang kendali atas proses pembangunan rumah selama masa pernikahan mereka. Dugaan sementara pun mengarah pada indikasi pengurangan spesifikasi material yang memicu kerusakan fatal pada struktur hunian tersebut.
"The only reason gue ga jadiin lu,dan keluarga lu napi adalah gue mikirin anak2 gue. Sampe sini paham y kicau mania," tulis Tasya di akun Threads.
Tasya Farasya (Instagram)