Ntvnews.id, Jakarta - Thomas Markle Senior, ayah Duchess of Sussex Meghan Markle, dikabarkan tengah diselidiki terkait dugaan kepemilikan materi pelecehan anak dalam jumlah besar. Materi tersebut disebut-sebut ditemukan di kediamannya di Filipina.
Mengutip laporan The Sun, Jumat, 23 Oktober 2026, Thomas yang kini berusia 82 tahun diduga menyimpan ratusan hingga ribuan gambar yang berkaitan dengan pelecehan anak. Temuan itu disebut pertama kali diketahui oleh putranya, Thomas Markle Jr, yang merupakan saudara tiri Meghan.
Thomas Jr dilaporkan menemukan materi tersebut saat memilah barang-barang keluarga. Ia kemudian melaporkan temuannya kepada polisi di Kota Cebu. Pihak berwenang disebut tengah bersiap menyita barang-barang yang diduga menjadi bukti dalam penyelidikan tersebut.
Thomas Jr juga dilaporkan telah menghubungi Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI), agar lembaga tersebut dapat melakukan penyelidikan tersendiri.
Setelah memberikan pernyataan kepada polisi, Thomas Jr mengaku merasa sangat terguncang dengan temuannya. Ia mengatakan tidak memiliki pilihan lain selain melaporkan ayahnya.
“Saya telah mendukung, merawat dan membantunya selama bertahun-tahun, tetapi itu berhenti sekarang,” ujar Thomas Jr.
Thomas Markle. (Nine Network)
Ia juga menegaskan tidak akan kembali berbicara dengan ayahnya, kecuali jika dipanggil untuk memberikan kesaksian yang memberatkannya.
Menurut laporan tersebut, Thomas Jr diduga menemukan video yang memperlihatkan korban berusia sekitar 10 hingga 11 tahun dalam adegan seksual. Ia juga disebut menemukan sejumlah foto anak perempuan telanjang atau berpakaian minim.
Thomas Jr mengungkapkan kepada seorang temannya bahwa penemuan itu membuatnya merasa mual, marah, dan dikhianati. Ia mengaku menyadari bahwa materi tersebut diduga melanggar hukum sehingga memutuskan untuk melaporkannya kepada pihak berwenang.
Ia juga mengklaim menemukan materi tambahan setelah memeriksa empat kotak lainnya. Temuan itu disebut mencakup sejumlah barang yang mengganggu, termasuk buku-buku berisi gambar anak perempuan telanjang.
Dengan bantuan seorang teknisi, Thomas Jr dikabarkan membuka sebuah hard drive yang berisi banyak gambar. Ia menggambarkan materi yang ditemukan sebagai sesuatu yang sangat mengerikan.
Saudara Tiri Meghan Markle Membela Sang Ayah
Duchess of Sussex Meghan Markle. (Antara)
Di tengah dugaan tersebut, Samantha Markle, saudara tiri Meghan sekaligus saudara perempuan Thomas Jr, membantah tuduhan yang ditujukan kepada ayah mereka.
Dalam keterangannya kepada Daily Mail, Samantha menuding Thomas Jr mengarang tuduhan tersebut untuk menjatuhkan sang ayah. Ia juga mengaitkan munculnya tuduhan itu dengan dugaan terhentinya aliran uang dari Thomas kepada putranya.
“Tidak ada dasar sama sekali dalam tuduhan menjijikkan ini dan saudara laki-laki saya sangat menjijikkan karena mengarangnya. Dia ingin menghancurkan ayah kami. Memalukan sekali,” ujar Samantha.
Ia melanjutkan, “Saudara laki-laki saya pertama kali melontarkan kebohongan ini beberapa minggu lalu, ketika aliran uang dari ayah saya dihentikan. Selama bertahun-tahun, dia memanfaatkan ayah sebagai sumber uang. Begitu uangnya berhenti, dia mengarang kebohongan paling keterlaluan yang bisa dia buat untuk mencoba menghasilkan uang dari media.”
Pernyataan Samantha tersebut menjadi bantahan terhadap tuduhan yang disampaikan Thomas Jr. Hingga kini, tuduhan tersebut masih perlu dibedakan dari fakta yang telah dikonfirmasi melalui proses hukum.
Hubungan Thomas Markle dan Meghan Sudah Lama Renggang
Di luar persoalan hukum yang kini mencuat, hubungan Thomas Markle dengan Meghan telah lama menjadi sorotan publik.
Meghan diketahui tidak lagi memiliki hubungan dekat dengan ayahnya sejak pernikahannya dengan Pangeran Harry pada 2018. Keretakan hubungan mereka terjadi setelah Thomas terlibat kontroversi terkait foto-foto paparazi yang diatur menjelang pernikahan kerajaan tersebut.
Meghan dikabarkan marah setelah mengetahui ayahnya terlibat dalam pengaturan foto yang diduga bertujuan membangun citra positif di hadapan publik.
Thomas kemudian membatalkan kehadirannya dalam pernikahan tersebut dan tidak jadi mengantar Meghan menuju altar. Saat itu, ia mengaku mengalami serangan jantung dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Dalam wawancara dengan The Sun, Thomas pernah mengungkapkan kekecewaannya terhadap Meghan dan Pangeran Harry.
“Saya merasa tidak dihormati oleh mereka. Saya sedang dalam masa pemulihan setelah serangan jantung, berbaring di tempat tidur, berbicara melalui telepon, dan ada hal-hal yang disampaikan yang menyakiti saya,” tuturnya.
Pangeran Harry dan Meghan Markle (Daily Mail)
Meghan Sempat Menghubungi Ayahnya
Pada Desember tahun lalu, muncul laporan bahwa Meghan sempat mengirimkan surat tulisan tangan kepada Thomas ketika sang ayah menjalani pemulihan setelah operasi besar di Filipina.
Juru bicara Meghan saat itu mengonfirmasi kepada news.com.au bahwa sang Duchess telah menghubungi ayahnya setelah mendengar kabar bahwa Thomas dirawat di rumah sakit.
Namun, Thomas kemudian membantah kepada Mail on Sunday bahwa Meghan telah menelepon dirinya maupun pihak rumah sakit. Ia mengaku bingung dengan pernyataan yang menyebut putrinya telah menghubunginya.
Sementara itu, seorang sumber dari pihak Meghan mengatakan kepada The Times UK bahwa Meghan telah berupaya menjalin komunikasi dengan ayahnya, termasuk melalui email.
Dalam pernyataan kepada Mail, Thomas mengungkapkan keinginannya untuk bertemu kembali dengan Meghan sebelum meninggal dunia. Ia juga berharap dapat bertemu Pangeran Harry dan kedua cucunya, Pangeran Archie dan Putri Lilibet.
“Saya selalu mengatakan bahwa saya terbuka untuk berdamai dengan putri saya,” kata Thomas.
Ia menambahkan, “Saya tidak pernah berhenti mencintainya. Saya tidak ingin meninggal dunia dalam keadaan terasing dari Meghan. Saya ingin bertemu cucu-cucu saya. Akan menyenangkan juga jika bisa bertemu suaminya.”
Hingga berita ini ditulis, dugaan kepemilikan materi pelecehan anak terhadap Thomas Markle Senior masih merupakan tuduhan yang memerlukan pembuktian melalui penyelidikan pihak berwenang.
Meghan Markle. (Instagram)