Israel Hancurkan Terowongan Hizbullah, Ledakan Picu Gempa M 4,1

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Sep 2026, 10:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Asap membubung setelah pasukan Israel menghancurkan sejumlah bangunan menggunakan bahan peledak di kota Kfar Tebnit, Kegubernuran Nabatieh, Lebanon, pada 23 Juli 2026 - meskipun gencatan senjata sedang berlaku. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan Asap membubung setelah pasukan Israel menghancurkan sejumlah bangunan menggunakan bahan peledak di kota Kfar Tebnit, Kegubernuran Nabatieh, Lebanon, pada 23 Juli 2026 - meskipun gencatan senjata sedang berlaku. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan (Antara)

Ntvnews.id, Beirut - Ledakan besar menghancurkan jaringan terowongan utama milik kelompok Hizbullah di Lebanon selatan pada Kamis, 10 September 2026 lalu. Ledakan tersebut bahkan memicu guncangan yang tercatat setara dengan gempa bumi magnitudo 4,1.

Getaran kuat dirasakan warga setempat setelah militer Israel menghancurkan fasilitas bawah tanah di kawasan strategis Punggung Bukit Ali al-Taher, wilayah Nabatieh.

"Kami sedang duduk di sana dan semuanya bergetar," kata Joelle Fares, warga yang baru pindah ke Majayoun, kepada AFP.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat adanya getaran bermagnitudo 4,1 di kawasan tersebut, sebagaimana dilaporkan France24.

Kantor berita resmi Lebanon, National News Agency (NNA), dikutip Senin, 14 September 2026, juga melaporkan bahwa Israel melakukan ledakan besar-besaran di Punggung Bukit Ali al-Taher. Ledakan itu menimbulkan getaran kuat sekaligus suara gemuruh yang terdengar di sekitar lokasi.

Jurnalis AFP yang berada di Lebanon selatan turut memastikan mendengar sejumlah ledakan besar pada Kamis malam.

Baca Juga: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 11 Warga Palestina

Penghancuran fasilitas bawah tanah Hizbullah tersebut telah dikonfirmasi oleh pimpinan tertinggi Israel melalui pernyataan bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz.

"Ini adalah infrastruktur teroris strategis yang dibangun selama dua dekade, dengan pendanaan dan perencanaan Iran," kata Netanyahu dan Katz dalam pernyataan bersama mereka.

Militer Israel menyebut jaringan bawah tanah Hizbullah itu memiliki panjang lebih dari 2 kilometer.

Kompleks bawah tanah tersebut diketahui juga menjadi pusat komando unit "Badr" milik Hizbullah. Di dalam jaringan terowongan itu, pasukan Israel mengklaim menemukan puluhan roket, rudal, dan drone produksi Iran.

Selain itu, ditemukan senapan mesin, puluhan rudal antirudal, serta ratusan ranjau dan bahan peledak di dalam kompleks tersebut.

Seorang pejabat militer kemudian mengungkapkan kepada AFP mengenai kondisi para anggota kelompok Hizbullah yang berada di lokasi saat fasilitas bawah tanah tersebut dihancurkan.

TERKINI

Israel Hancurkan Terowongan Hizbullah, Ledakan Picu Gempa M 4,1

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 10:15 WIB

Banyak Bank Eropa Mulai Tarik Cadangan Emas dari AS, Ada Apa?

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 09:55 WIB

Trump Sebut Houthi Minta AS Tak Ikut Campur Konflik Yaman

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 09:35 WIB

Kereta Anjlok di Prancis, Diduga Sabotase

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 09:25 WIB

Houthi Serang Arab Saudi Sebabkan Masjid Rusak

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 09:15 WIB

Trump Ingin Irlandia dan Irlandia Utara Bersatu Kembali

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 09:05 WIB
Load More
x|close