Kereta Anjlok di Prancis, Diduga Sabotase

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Sep 2026, 09:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bendera Prancis Ilustrasi - Bendera Prancis (Antara)

Ntvnews.id, Paris - Penyelidik Prancis menduga adanya unsur sabotase dalam insiden kereta api yang anjlok di wilayah barat laut Prancis. Kecelakaan tersebut menyebabkan 44 penumpang terluka dan memicu kepanikan di dalam kereta.

Dilansir dari AFP, Senin, 14 September 2026, kereta yang membawa 186 penumpang itu tengah melakukan perjalanan dari Rouen menuju Caen, Normandia, ketika keluar dari jalur rel sekitar pukul 19.45 waktu setempat atau 17.45 GMT pada Jumat, 11 September 2026. Lokasi kejadian berada tidak jauh dari pabrik Renault di Cleon.

Dalam insiden tersebut, satu gerbong kereta terguling ke samping, sedangkan empat gerbong lainnya juga keluar dari lintasan rel.

Penyelidikan kemudian mengarah pada temuan berupa potongan rel yang berada di atas jalur kereta. Keberadaan benda tersebut menjadi salah satu petunjuk utama bagi aparat untuk mendalami kemungkinan adanya tindakan yang disengaja.

"Penyebab keberadaan benda itu tidak diketahui dan harus dipastikan melalui penyelidikan," kata jaksa penuntut Rouen, Sebastien Gallois.

Baca Juga: Arab Saudi dan Prancis Tegaskan Dukungan Negara Palestina

Pemeriksaan terhadap masinis juga telah dilakukan. Hasil tes narkoba dan alkohol menunjukkan masinis tidak berada di bawah pengaruh zat terlarang maupun alkohol ketika insiden terjadi.

Otoritas setempat kemudian memberlakukan prosedur penanganan korban dalam jumlah besar. Sebanyak 130 petugas pemadam kebakaran, lima tim medis, serta 80 kendaraan dikerahkan untuk menangani situasi di lokasi.

Gallois mengatakan total 44 orang mengalami luka akibat kecelakaan tersebut. Salah satunya merupakan seorang perempuan berusia 18 tahun yang sempat dievakuasi dalam "kondisi kritis".

Namun, kondisi perempuan tersebut telah membaik pada Sabtu, 12 September 2026, Kondisinya tidak lagi dinyatakan mengancam nyawa, meski masih harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui bagaimana potongan rel tersebut dapat berada di atas jalur kereta dan apakah kejadian tersebut berkaitan dengan tindakan sabotase.

TERKINI

Kereta Anjlok di Prancis, Diduga Sabotase

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 09:25 WIB

Houthi Serang Arab Saudi Sebabkan Masjid Rusak

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 09:15 WIB

Trump Ingin Irlandia dan Irlandia Utara Bersatu Kembali

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 09:05 WIB

Aljazair Tutup Wilayah Udara untuk Penerbangan UEA

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 08:45 WIB

BRICS Desak Negara Timur Tengah Tahan Diri dalam Konflik

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 08:25 WIB

India dan China Sepakat Cari Solusi Sengketa Perbatasan

Luar Negeri Senin, 14 Sep 2026 | 08:20 WIB
Load More
x|close