Pemprov DKI Gelontorkan Rp90 Miliar untuk Tata Kabel Semrawut

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Sep 2026, 14:51
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kabel di Jalan Soepomo, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan Kabel di Jalan Soepomo, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan (NTVNews.id/Adiansyah)

NTVNews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan Rp90 miliar untuk pembangunan sarana jaringan utilitas terpadu (SJUT) di sejumlah ruas jalan. Program dilakukan untuk menurunkan kabel yang semrawut di atas ke bawah tanah.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo menuturkan, anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan SJUT. Katanya, proyek mencakup delapan ruas jalan sepanjang 16,9 kilometer.

"Jadi anggaran kami untuk membangun SJUT ini adalah Rp 90 miliar di 8 ruas jalan," kata Heru saat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau penataan kabel di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis, 10 September 2026. 

"Panjangnya 16,9 kilometer dan itu lokasinya di MT Haryono, Gatot Subroto, Supomo, Abdullah Syafei, Saharjo, Pemuda, Otista, Tebet Barat Dalam Raya, Matraman, dan Jatinegara," tambah dia. 

Pramono Anung dan Kepala Dinas Bina Marga Heru Suwondo <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung dan Kepala Dinas Bina Marga Heru Suwondo (NTVNews.id/Adiansyah)

Suwondo juga mengatakan, pengerjaan SJUT di Tebet ditargetkan rampung pada Desember 2026. Selama proses pengerjaan, Pemprov DKI melakukan rekayasa lalu lintas dan berkoordinasi dengan Dishub.

Sementara, Pramono menargetkan seluruh kabel semrawut yang masih berada di permukaan dapat ditata dan dipindahkan ke bawah tanah dalam waktu lima tahun.

Target tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam membenahi wajah ibu kota melalui pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).

"Saya terus terang mem-planning-kan dalam 5 tahun semua kabel-kabel yang ada di permukaan itu bisa diturunkan," ujarnya.

Menurut orang nomor satu di DKI tersebut, apabila target dapat direalisasikan, perubahan wajah Jakarta akan sangat terasa. Kota yang selama ini masih menghiasi jaringan kabel udara di berbagai lokasi akan terlihat lebih tertata.

“Dan kalau itu bisa diturunkan, maka wajah Jakarta pasti akan sangat berbeda,” ujarnya.

x|close