Hubungan Rusia-Jerman Memanas, Goethe-Institut akan Ditutup

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Sep 2026, 07:10
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Bendera Jerman, NATO, dan Uni Eropa dikibarkan di Berlin, pada 9 Juli 2025. Arsip foto - Bendera Jerman, NATO, dan Uni Eropa dikibarkan di Berlin, pada 9 Juli 2025. (Antara)

Ntvnews.id, Berlin - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan Goethe-Institut akan menghentikan operasionalnya di Rusia. Pernyataan tersebut disampaikan Lavrov pada Kamis, 3 September 2026.

Dilansir dari TASS, Jumat, 4 September 2026., Lavrov mengatakan tiga cabang Goethe-Institut yang berada di Moskow, St. Petersburg, dan Yekaterinburg akan ditutup.

Keputusan tersebut diumumkan setelah Jerman menuduh Rusia terlibat dalam upaya serangan drone terhadap Bandara Leipzig/Halle. Berlin kemudian merespons dengan menutup pusat kebudayaan Russian House di Berlin serta konsulat Rusia di Bonn.

Lavrov menyatakan penutupan Goethe-Institut merupakan konsekuensi dari keputusan Jerman terhadap lembaga-lembaga Rusia.

"Tentu saja mereka akan ditutup setelah pusat kebudayaan kami diusir dari sana [Berlin]," kata Lavrov ketika berbicara dalam Forum Ekonomi Timur di Vladivostok.

Ia menilai Berlin seharusnya telah memperhitungkan dampak dari langkah tersebut terhadap hubungan kedua negara.

"Mereka sengaja mengambil langkah ini, mereka seharusnya memahami konsekuensinya, yang berarti berakhirnya kehadiran budaya mereka di Rusia," kata Lavrov, menurut TASS.

Baca Juga: Iran Sebut Uni Eropa Korbankan Kedaulatan demi Dukung Sanksi AS

Lavrov menambahkan bahwa Goethe-Institut selama ini masih menjalankan aktivitasnya di Rusia "meskipun terdapat berbagai komplikasi terkait Ukraina dalam hubungan kami dengan Barat."

Moskow juga mengisyaratkan kemungkinan mengambil tindakan lanjutan. Salah satu langkah yang berpotensi dilakukan adalah menutup Konsulat Jenderal Jerman di St. Petersburg.

Sehari sebelumnya, Rabu, 2 September 2026, Kementerian Luar Negeri Rusia memanggil kuasa usaha Kedutaan Besar Jerman di Moskow. Pemanggilan tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap respons Berlin terkait insiden drone yang terjadi pada Agustus.

Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, pejabat diplomatik Jerman itu dipanggil berkaitan dengan tindakan serta pernyataan yang dinilai bersifat anti-Rusia dari para pemimpin Jerman.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya juga menuduh Jerman merekayasa bukti untuk menuding Moskow bertanggung jawab atas penggunaan drone yang membawa bahan peledak tersebut.

Goethe-Institut membuka cabang pertamanya di Rusia di Moskow pada 1992, tidak lama setelah Uni Soviet mengalami keruntuhan.

Lembaga kebudayaan Jerman tersebut saat ini memiliki jaringan di sekitar 100 negara. Aktivitasnya antara lain mendorong pembelajaran bahasa Jerman serta memperkenalkan budaya dan kehidupan masyarakat Jerman kepada publik internasional.

Goethe-Institut juga menjadi salah satu lembaga kebudayaan Jerman terakhir yang masih beroperasi di Rusia.

Di sisi lain, pemerintah Rusia telah memasukkan sejumlah organisasi asing ke dalam daftar "tidak diinginkan". Status tersebut pada praktiknya membuat organisasi yang bersangkutan dilarang menjalankan aktivitas di Rusia.

Langkah serupa sebelumnya pernah dilakukan terhadap British Council. Pada 2018, Rusia memerintahkan penutupan lembaga kebudayaan Inggris tersebut setelah hubungan diplomatik Moskow dan London mengalami ketegangan.

x|close