Ntvnews.id, Jakarta - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami erupsi pada Jumat 4 September 2026, sekitar pukul 05.46 WIB.
Saat erupsi terjadi, gunung api tersebut teramati mengeluarkan kolom abu setinggi kurang lebih 300 meter dari puncak. Kolom abu berwarna hitam dengan intensitas tebal dan terlihat condong ke arah barat hingga barat laut.
Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 70 milimeter dan berlangsung selama sekitar 27 detik.
Informasi diunggah akun tangerangnews. Saat ini, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga.
View this post on Instagram
Baca Juga:Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Penerbangan Soetta-Kualanamu
Baca Juga: Rawan Karhutla, Aktivitas Pendakian Gunung Tambora Ditutup
Gunung Anak Krakatau di Lampung meletus dan melontarkan abu vulkanik setinggi 250 meter di atas puncak, Senin (24/8/2026) (Antara)