Iran Ancam Balas Ukraina Usai Kapal Dagangnya Diserang di Laut Kaspia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jul 2026, 07:40
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Selat Hormuz Ilustrasi Selat Hormuz (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Iran menegaskan akan memberikan respons terhadap Ukraina setelah kapal kargo miliknya menjadi sasaran serangan di Laut Kaspia pada Sabtu, 25 Juli 2026. Ancaman tersebut disampaikan menyusul tudingan Teheran bahwa Kyiv berada di balik serangan terhadap kapal dagangnya.

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, menyampaikan melalui media sosial bahwa setiap tindakan yang menyasar Iran akan mendapat konsekuensi.

"setiap serangan terhadap Iran selalu datang dengan konsekuensi, dan ini tetap berlaku hingga hari ini." ujarnya.

"Amerika Serikat dan Israel sangat menyadari hal ini, Ukraina mungkin akan segera menyadari bahwa Iran tidak akan membiarkan tindakan terhadapnya tanpa balasan." tambahnya.

Ia juga memperingatkan, "Daftar mereka yang telah salah perhitungan masih terus bertambah," seperti dikutip dari Mehr News, Selasa, 28 Juli 2026.

Sebelumnya, pemerintah Iran secara resmi menuduh Ukraina sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal dagang milik Republik Islam tersebut.

Baca Juga: Iran Serang Infrastruktur Militer AS di Irak Sampai Lumpuh

Tudingan itu muncul setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa pasukan Kyiv telah melancarkan serangan jarak jauh di Laut Kaspia yang menyasar kapal-kapal yang digunakan untuk mengangkut kargo militer yang berkaitan dengan Iran.

Zelensky juga menekankan bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina kini memiliki dimensi internasional yang semakin luas.

Berdasarkan laporan kantor berita pemerintah Iran, IRNA, Kementerian Luar Negeri Iran menyebut serangan pada Sabtu pagi menyebabkan kapal tersebut meledak, menewaskan seorang pelaut dan melukai satu orang lainnya.

Di sisi lain, pemerintah Iran kembali menegaskan bahwa Republik Islam "tidak pernah campur tangan dalam konflik antara Rusia dan Ukraina".

Sementara itu, melalui unggahan di media sosial, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengatakan angkatan bersenjata Ukraina telah mencatat "hasil yang sangat besar dengan serangan jarak jauh di Laut Kaspia, termasuk kapal-kapal yang digunakan dalam pengiriman kargo militer yang melibatkan Iran, serta sebuah kapal perang".

TERKINI

Iran Panggil Dubes Prancis, Ada Apa?

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 07:05 WIB

Pria Bersenjata Pisau Serang Tiga Wanita, 2 Korban Kritis

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 07:05 WIB

Iran Tegaskan Belum Siap Berunding dengan AS, Minta Hal Ini

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 06:55 WIB

Liga Arab Peringatkan Timur Tengah di Ambang Ledakan

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 06:50 WIB

Pria Tikam Polisi Gara-gara Tersinggung Ditegur

Viral Selasa, 28 Jul 2026 | 06:31 WIB

Ranjau Laut di Selat Hormuz Akhirnya Telan Korban

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 06:10 WIB
Load More
x|close