Ntvnews.id, Pyongyang - Korea Utara melontarkan kecaman keras terhadap langkah Jepang dan Korea Selatan yang mempererat kerja sama militer di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea.
Kepala Bagian Institut Studi Negara Musuh Korea Utara, Kang Chol Su, menilai kebijakan tersebut merupakan tindakan yang justru membahayakan kedua negara.
"(Kerja sama Seoul-Tokyo) sebagai tindakan mau cari mati," kata Kang dalam laporan Korean Central News Agency (KCNA), dikutip dari Yonhap, Sabtu, 11 Juli 2026.
Kang menegaskan bahwa penguatan hubungan militer antara Seoul dan Tokyo tidak akan mampu melemahkan Korea Utara.
"Tak akan pernah ada perubahan dalam struktur mekanis absolut dari sikap tak gentar yang dibangun di Semenanjung Korea oleh negara pemilik senjata nuklir terkuat," ungkap dia.
Dalam pernyataannya, Kang juga menyoroti pertemuan tingkat menteri pertahanan Jepang dan Korea Selatan yang baru digelar, serta pengisian bahan bakar pesawat tempur Korea Selatan di Jepang pada awal tahun ini.
Ia memperingatkan bahwa perkembangan tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja.
Baca Juga: Korea Utara Perketat untuk Wisatawan Asing, Seperti Apa?
Menurut Kang, hubungan keamanan kedua negara kini berkembang menjadi "perjanjian dukungan logistik" yang memungkinkan Jepang dan Korea Selatan saling memasok amunisi, termasuk bahan bakar, ketika terjadi situasi darurat.
"Kerja sama keamanan Jepang justru merupakan kerja sama konfrontasi yang menargetkan DPRK [Korea Utara]," kata dia.
Kang juga menilai kerja sama tersebut berpotensi memperkuat aliansi trilateral antara Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan. Penilaian itu mengacu pada pembahasan mengenai rudal jarak jauh serta upaya pengembangan kapal selam bertenaga nuklir oleh negara-negara tersebut.
Ia menambahkan, penguatan kerja sama keamanan itu justru semakin memperkuat alasan Korea Utara untuk mempertahankan dan mengembangkan kemampuan nuklirnya demi menjaga perdamaian dan keamanan menurut versi Pyongyang.
Arsip foto - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. /ANTARA/Anadolu/py. (Antara)