AS Kembali Serang Iran, CENTCOM Sebut Targetkan Ancaman di Selat Hormuz

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jul 2026, 15:43
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran untuk hari kedua berturut-turut. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut bertujuan melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Melalui unggahan di platform X pada Rabu, 8 Juli 2026, CENTCOM menyebut Washington meminta Iran bertanggung jawab atas serangan yang dinilai tidak dapat dibenarkan terhadap kapal-kapal komersial dan awak sipil yang berlayar di jalur perairan internasional.

"AS meminta Iran bertanggung jawab atas agresi yang tak dapat dibenarkan baru-baru ini terhadap kapal komersial dan awak sipil yang sedang berlayar secara bebas di jalur perairan internasional yang vital," demikian pernyataan Komando Pusat AS.

Sebelumnya, CENTCOM juga mengungkapkan bahwa lebih dari 20 kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat dikerahkan untuk berpatroli di kawasan perairan Timur Tengah pada Rabu, 8 Juli 2026.

Baca JugaCENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz Usai Negosiasi dengan Iran Gagal

Operasi tersebut berlangsung setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan peringatan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara bahwa militer AS berpeluang kembali menyerang Iran.

"Saya akan memberi sedikit peringatan: Malam ini kami akan menyerang mereka dengan keras," kata Trump seraya menambahkan bahwa dirinya tidak memperkirakan konflik tersebut akan berkembang menjadi perang berskala penuh dengan Iran.

Tak lama setelah pernyataan Trump, Press TV mengutip sumber yang mengetahui persoalan tersebut dan melaporkan Iran siap menutup Selat Hormuz serta menyerang dua kali lebih banyak target apabila Amerika Serikat kembali melakukan serangan.

Baca JugaBlokade Selat Hormuz Memanas: CENTCOM Alihkan 141 Kapal Komersial di Tengah Negosiasi Alot AS-Iran

Rangkaian peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan baru sejak Selasa, 7 Juli 2026 malam waktu setempat hingga Rabu, yang menandai babak baru eskalasi konflik.

(Sumber: Antara)

x|close