CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz Usai Negosiasi dengan Iran Gagal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Apr 2026, 09:01
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Arsip foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 menunjukkan kapal tanker minyak Inggris Stena Impero dikelilingi oleh kapal cepat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Xinhua/HO-ISNA/Morteza Akhoundi/aa) Ilustrasi - Arsip foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 menunjukkan kapal tanker minyak Inggris Stena Impero dikelilingi oleh kapal cepat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Xinhua/HO-ISNA/Morteza Akhoundi/aa) (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Komando Pusat AS (CENTCOM) dilaporkan telah mulai menjalankan blokade di Selat Hormuz sesuai perintah Presiden Amerika Serikat Donald Trump, setelah perundingan antara Washington dan Teheran berakhir tanpa kesepakatan.

Pada Minggu, 12 April 2026, CENTCOM menyatakan akan memulai blokade terhadap "seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran" pada 13 April pukul 14:00 waktu setempat.

Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat menggelar perundingan di Islamabad pada Sabtu, setelah Trump mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Teheran.

Baca Juga: Prancis–Inggris Siapkan Misi Multinasional Amankan Selat Hormuz

Namun, pada Minggu pagi, kepala delegasi AS yang juga Wakil Presiden JD Vance mengonfirmasi bahwa kedua pihak gagal mencapai kesepakatan setelah negosiasi panjang, dan delegasi AS kembali tanpa hasil.

Pada hari yang sama, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan mulai memblokade seluruh kapal yang mencoba masuk maupun keluar dari jalur strategis tersebut. Ia juga memerintahkan Angkatan Laut AS untuk mencegat kapal-kapal yang diduga membayar kepada Iran agar bisa melintasi selat itu.

x|close