Gubernur Bali Bantah Tuduhan Hambat Program MBG, Ungkap Capaian Pembangunan SPPG di Bali

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jul 2026, 11:56
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan sambutan saat pembukaan Bulan Bung Karno 2026 di Denpasar, Bali, Senin, 1 Juni 2026. Pemerintah Provinsi Bali menggelar Bulan Bung Karno dengan mengambil tema Kawya Atma Kerthi yang bermakna Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator untuk melestarikan dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur ajaran Trisakti Bung Karno Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan sambutan saat pembukaan Bulan Bung Karno 2026 di Denpasar, Bali, Senin, 1 Juni 2026. Pemerintah Provinsi Bali menggelar Bulan Bung Karno dengan mengambil tema Kawya Atma Kerthi yang bermakna Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator untuk melestarikan dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur ajaran Trisakti Bung Karno (Antara)

Ntvnews.idDenpasar – Gubernur Bali Wayan Koster membantah tudingan yang menyebut Pemerintah Provinsi Bali tidak mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun menghambat pelaksanaannya melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Koster, Pemprov Bali justru telah mengambil berbagai langkah konkret untuk mendukung program prioritas pemerintah pusat, salah satunya dengan menyiapkan lahan bagi pembangunan fasilitas SPPG.

“Pemprov Bali telah mengambil langkah nyata dalam mendukung berbagai program strategis nasional, pertama, penyediaan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan fasilitas SPPG utnu Program MBG,” ucap Koster dalam keterangan resmi di Denpasar, Sabtu, 5 Juli 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas aksi ratusan massa yang mendatangi Kantor Gubernur Bali pada Selasa, 30 Juni 2026, guna menyampaikan dukungan terhadap program MBG.

Dalam aksi itu, koordinator lapangan Bima Mocha meminta Gubernur Wayan Koster mendukung berbagai kebijakan pemerintah pusat yang dinilai berpihak kepada masyarakat. Ia juga meminta agar Koster tidak menghambat pelaksanaan program-program tersebut.

Baca juga: Tegas! Wayan Koster-Adi Arnawa Bongkar 48 Bangunan Liar di Pantai Bingin Bali

Menanggapi hal itu, Koster menegaskan pembangunan fasilitas SPPG telah direncanakan di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Usulan pembangunan tersebut, lanjutnya, bahkan sudah disampaikan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sejak Selasa, 20 Mei 2025.

“Saya sangat memahami tatanan bernegara dan penyelenggaraan pemerintahan, bahwa pemerintahan kita hanya satu, meliputi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dimana pemerintah daerah dan kepala daerah memiliki kewajiban melaksanakan kebijakan dan program strategis pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto,” ujarnya.

Koster mengatakan klarifikasi tersebut diperlukan agar masyarakat Bali memperoleh informasi yang benar mengenai komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung berbagai program prioritas nasional.

Menyikapi berbagai pemberitaan yang berkembang setelah aksi tersebut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pengguna media sosial, untuk mengedepankan informasi yang akurat, objektif, dan bertanggung jawab.

Baca Juga: Wayan Koster Siap Dipanggil Kemenperin Soal Larangan Air Minum Kemasan di Bali

“Khususnya kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh pemberitaan yang menyesatkan, mari kita dukung dan sukseskan bersama program strategis nasional yang dilaksanakan oleh Presiden RI,” kata dia.

Selain menegaskan dukungan terhadap program MBG, Gubernur Bali juga memastikan komitmen pemerintah daerah terhadap program nasional lainnya, yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Sekolah Rakyat. Dua program tersebut turut disinggung dalam narasi yang berkembang saat aksi berlangsung.

Untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Pemprov Bali telah menyediakan lahan seluas lebih dari dua hektare guna pembangunan fasilitas koperasi yang akan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bali.

Sementara itu, untuk program Sekolah Rakyat, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 5,67 hektare di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Baca juga: Polri Bidik Pembangunan 1.500 SPPG pada 2026

“Pembangunan sudah hampir selesai dan telah dilakukan persiapan untuk penerimaan siswa baru,” ucapnya.

Koster menambahkan, sejak awal dirinya telah menginstruksikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali bersama seluruh kepala perangkat daerah terkait untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta pemerintah kabupaten dan kota se-Bali agar pelaksanaan ketiga program strategis nasional tersebut dapat berjalan optimal di Pulau Dewata.

(Sumber: Antara)

x|close