PAM Jaya Targetkan Layanan Air Perpipaan 100 Persen di Kepulauan Seribu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 19:58
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) milik PAM Jaya di Pulau Kelapa, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026. Fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) milik PAM Jaya di Pulau Kelapa, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Perusahaan Air Minum (PAM Jaya) menargetkan cakupan layanan air minum perpipaan di Kepulauan Seribu mencapai 100 persen pada 2029 agar seluruh masyarakat di wilayah kepulauan tersebut mendapat akses air bersih yang berkualitas.

Direktur Teknik PAM Jaya Akhmad Santika mengatakan perusahaan terus berupaya memperluas layanan air perpipaan di Kepulauan Seribu.

"Target kami, pada tahun 2029 seluruh layanan air perpipaan sudah mencapai 100 persen," kata Akhmad di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Menurut dia, PAM Jaya berkomitmen mencapai target tersebut meskipun karakteristik wilayah kepulauan menghadirkan tantangan tersendiri dalam pengelolaan infrastruktur air.

Salah satu kendalanya adalah risiko korosi pada jaringan pipa dan pompa akibat tingginya kadar garam atau natrium klorida (NaCl) di udara.

Baca Juga: HUT ke-81 RI, PAM JAYA Penyerahan Ambulans untuk Masyarakat Suku Baduy

Untuk mengatasi kondisi tersebut, PAM Jaya terus melakukan penyesuaian teknis agar proses pengolahan dan distribusi air dapat berjalan secara optimal.

Akhmad juga mengapresiasi masyarakat yang telah beralih menggunakan layanan air perpipaan dan meninggalkan penggunaan air tanah. Menurut dia, dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.

"Target program ini akan berhasil jika masyarakat, aparat pemerintah, dan PAM Jaya terus berkolaborasi dengan baik," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kepulauan Seribu bersama PAM Jaya terus mendorong optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) serta pelayanan air minum perpipaan bagi masyarakat.

Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan penyediaan air bersih dilakukan melalui sosialisasi pelayanan air minum perpipaan di Gedung Serbaguna Bumi Perkemahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Baca Juga: PAM Jaya Pastikan Pasokan Air Darurat Selama Perawatan IPA Hutan Kota

Ia mengatakan pelayanan air bersih ke depan akan semakin modern dengan penerapan smart water meter. Teknologi tersebut memungkinkan pencatatan konsumsi air dilakukan secara digital dan waktu nyata (real-time) sehingga lebih akurat dan transparan.

Selain itu, pembayaran tagihan air telah terintegrasi secara digital melalui QRIS dan aplikasi perdagangan elektronik (e-commerce).

Dengan sistem tersebut, masyarakat tidak perlu lagi melakukan pembayaran secara konvensional.

"Saat ini, warga tidak perlu repot mengantre. Pembayaran tagihan air telah terintegrasi secara digital melalui QRIS dan aplikasi e-commerce, sehingga layanan air minum menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan," kata Fadjar.

(Sumber: Antara)

x|close