Ntvnews.id, Taheran - Sebuah supertanker milik Iran yang membawa hampir 1,9 juta barel minyak mentah dengan nilai sekitar USD220 juta dilaporkan berhasil menghindari blokade Amerika Serikat dan kini berlayar di wilayah perairan Indonesia.
Berdasarkan laporan TankerTrackers, kapal jenis Very Large Crude Carrier (VLCC) milik National Iranian Tanker Company (NITC) tersebut teridentifikasi bernama HUGE (9357183).
Mengutip laporan Anadolu, kapal itu sebelumnya terpantau berada di lepas pantai Sri Lanka lebih dari sepekan lalu. Kini tanker tersebut disebut bergerak melewati Selat Lombok menuju kawasan Kepulauan Riau.
Kapal tanker itu diketahui telah mematikan sistem Automatic Identification System (AIS) sejak 20 Maret, saat meninggalkan Selat Malaka dalam perjalanan menuju Iran.
Baca Juga: Pesawat Tanker AS Diduga Kena Serangan Iran, Mendarat di Inggris dengan Kerusakan Serius
Praktik menonaktifkan sinyal AIS kerap dilakukan sejumlah kapal untuk mengurangi kemungkinan pelacakan selama menjalankan operasi maritim yang dianggap sensitif.
Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi baik dari pemerintah Amerika Serikat maupun Iran terkait laporan lolosnya supertanker HUGE dari upaya blokade.
Sebelumnya, Iran diketahui telah mengajukan proposal perdamaian berisi 14 poin kepada mediator dari Pakistan guna mengakhiri konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Salah satu isi proposal tersebut mencakup pengaturan baru terkait aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.
Ilustrasi - Kapal tanker Iran. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)