NATO Koordinasi dengan AS soal Rencana Penarikan Pasukan dari Jerman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mei 2026, 15:50
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden AS Donald Trump. Arsip foto - Presiden AS Donald Trump. (Antara)

Ntvnews.id, Brussel - NATO menyatakan tengah berkoordinasi dengan Amerika Serikat untuk memahami keputusan Washington terkait rencana penarikan pasukan dari Jerman di tengah meningkatnya ketegangan mengenai konflik Timur Tengah.

Langkah ini muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, mengkritik Kanselir Jerman Friedrich Merz atas pernyataannya yang menilai Iran sedang “mempermalukan” Washington dalam negosiasi untuk mengakhiri konflik di kawasan tersebut.

Pada Jumat, 1 Mei 2026, Pentagon mengungkapkan rencana penarikan sekitar 5.000 personel militer AS dari Jerman.

Baca Juga: NATO Tegaskan Komitmen Lindungi Turki dari Serangan

Juru bicara NATO, Allison Hart, melalui unggahan di platform X menyatakan bahwa aliansi tersebut “sedang bekerja sama dengan AS untuk memahami rincian keputusan mereka terkait penempatan kekuatan di Jerman”.

Menurut Hart, langkah penyesuaian ini menegaskan pentingnya bagi negara-negara Eropa untuk meningkatkan investasi di sektor pertahanan serta mengambil tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga keamanan bersama. Ia menambahkan bahwa negara-negara sekutu telah menyepakati target investasi pertahanan sebesar 5 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Baca Juga: NATO Geram AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman

Hart juga menegaskan bahwa NATO tetap optimistis terhadap kemampuan aliansi dalam menjalankan fungsi penangkalan dan pertahanan, seiring upaya menuju “Eropa yang lebih kuat di dalam NATO yang lebih kuat”.

(Sumber: Antara)

x|close