Kasus Pembunuhan Wanita Terungkap Setelah 34 Tahun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mei 2026, 09:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi mayat Ilustrasi mayat (freepik/ kjpargeter)

Ntvnews.id, Washington D.C - Kasus kematian seorang wanita bernama Janice Randle yang ditemukan tewas di kamar tidurnya di Graham pada November 1992 akhirnya kembali terungkap setelah lebih dari tiga dekade. Kasus itu kembali diselidiki setelah dua putrinya mempertanyakan kematian sang ibu.

Dilansir dari CNN, Minggu, 3 Mei 2026, saat Janice ditemukan meninggal dunia, putrinya Kourtney Lewis masih berusia 18 bulan. Ketika itu, Lewis ditemukan menangis di tempat tidurnya di samping jasad ibunya setelah ditinggal sendirian selama sekitar 14 jam dengan popok yang penuh.

Pada awal penyelidikan, polisi menduga Janice meninggal akibat overdosis. Dugaan itu muncul setelah suaminya yang telah berpisah menyampaikan kepada penyidik bahwa Janice disebut menyalahgunakan obat penghilang rasa sakit. Saat meninggal, Janice diketahui berusia 40 tahun.

Namun berdasarkan hasil autopsi yang tercantum dalam dokumen pengadilan, tubuh Janice ditemukan penuh memar dan tidak ada kandungan obat-obatan dalam tubuhnya. Meski seorang penyidik saat itu sempat menyatakan kematian tersebut "jelas merupakan pembunuhan," pemeriksa medis akhirnya tidak dapat memastikan penyebab kematiannya.

Baca Juga: Hakim Soroti Ketidakhadiran Saksi Kunci di Sidang Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank

Kasus tersebut kemudian tidak berkembang selama lebih dari 30 tahun hingga akhirnya kembali menjadi perhatian setelah Lewis dan saudara tirinya, Katie Wakin, meminta penyelidikan ulang.

Polisi akhirnya menangkap James Robert Randle di sebuah panti jompo di Everett pada 1 April 2026. Video penangkapan yang dirilis Kantor Sheriff Pierce County memperlihatkan pria itu tampak terkejut sambil bertanya, "ada apa ini?" ketika petugas memborgolnya.

Randle yang kini berusia 68 tahun telah mengajukan pembelaan tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan tingkat pertama. Ia ditahan dengan jaminan sebesar 1 juta dolar AS dan dijadwalkan menjalani sidang sementara pada 20 Mei mendatang.

Ilustrasi Pembunuhan <b>(Pixabay)</b> Ilustrasi Pembunuhan (Pixabay)

Selama bertahun-tahun, kedua saudari tersebut memilih menghindari pembicaraan mengenai kematian ibu mereka. Katie Wakin mengaku sudah lama mencurigai ayah tiri Lewis terlibat dalam kasus tersebut, namun ia memilih diam agar tidak melukai perasaan adiknya.

Saat ayahnya ditangkap, Lewis sedang bersiap berangkat kerja. Seorang detektif kemudian menelepon dan memberitahunya bahwa polisi telah menangkap tersangka pembunuhan ibunya yang telah berlalu hampir 34 tahun.

Baca Juga: Viral Klaim Deposito Rp90 Miliar Tak Bisa Dicairkan, OCBC Beri Klarifikasi Resmi

Lewis mengaku syok ketika mengetahui tersangka itu ternyata ayahnya sendiri.

"Hati saya hancur. Tangan saya gemetar," katanya.

"Tidak ada yang benar-benar bisa mempersiapkan saya. Saya memiliki dua pikiran secara bersamaan: 'Kita yang melakukannya,' dan 'Ya Tuhan, apa yang telah kita lakukan?'"

Bagi Lewis dan Katie Wakin, kabar penangkapan itu menjadi titik balik dalam kasus yang selama ini membayangi kehidupan mereka.

x|close