Iran Tetapkan Tenggat 1 Bulan ke AS untuk Kesepakatan Selat Hormuz dan Akhiri Konflik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mei 2026, 16:30
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat mengadakan konferensi pers di Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, pada Sabtu (25/4/2026). ANTARA/Celal Güneń - Anadolu Agency/pri. Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat mengadakan konferensi pers di Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, pada Sabtu (25/4/2026). ANTARA/Celal Güneń - Anadolu Agency/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Pemerintah Iran dilaporkan menetapkan batas waktu satu bulan dalam negosiasi dengan Amerika Serikat guna mencapai kesepakatan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, penghentian blokade maritim, serta pengakhiran konflik di Iran dan Lebanon secara permanen.

Laporan Axios pada Sabtu, 2 Mei 2026 menyebutkan bahwa Iran telah menyerahkan proposal revisi berisi 14 poin kepada AS pada Kamis, 30 April 2026. Dua sumber yang mengetahui isi dokumen tersebut mengungkapkan bahwa proposal itu mencakup tenggat waktu ketat selama satu bulan untuk mencapai kesepakatan awal, termasuk soal akses pelayaran, penghentian blokade laut, dan gencatan senjata berkelanjutan.

"Jika mereka berperilaku buruk, jika mereka melakukan hal jahat, tapi sekarang kami akan lihat. Hal itu bisa terjadi, tentu saja," kata Presiden AS, Donald Trump, Sabtu, 2 Mei 2026, saat menanggapi kemungkinan serangan lanjutan terhadap Iran.

Baca Juga: Cek Fakta: Klaim Bandara Terbesar di Amerika Serikat Hancur Lebur Tidak Benar

Menurut sumber tersebut, tahap lanjutan pembicaraan hanya akan berlangsung apabila kesepakatan awal berhasil dicapai. Fokus berikutnya akan diarahkan pada isu program nuklir dengan tambahan waktu negosiasi selama satu bulan.

Meski sebelumnya menyatakan ketidakpuasan terhadap proposal Iran, Trump mengatakan akan tetap meninjau dokumen tersebut saat dalam perjalanan menuju Miami.

"Mereka telah menyampaikan kepada saya tentang konsep kesepakatannya. Mereka akan menyampaikan pernyataan persisnya saat ini," kata Trump.

Baca Juga: Trump Sebut Aksi AL AS “Seperti Perompak” di Tengah Ketegangan dengan Iran

Namun demikian, Trump juga menyampaikan nada lebih keras melalui platform Truth Social dengan menuding Iran belum menerima konsekuensi yang cukup atas tindakannya terhadap kemanusiaan dan dunia selama beberapa dekade terakhir.

Dalam pernyataan yang sama kepada media, Trump juga menyebut langkah blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai tindakan yang “sangat bersahabat” dan tidak bertentangan dengan klaimnya sebelumnya bahwa permusuhan telah berakhir.

(Sumber: Antara)

x|close