Infografik: Penerimaan Pajak Capai 70 persen

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Nov 2025, 11:25
thumbnail-author
Satria Angkasa
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Penerimaan pajak hingga Oktober mencapai hampir Rp1.460 triliun atau 70 persen dari target 2025. Berbagai upaya dilakukan pemerintah pada November-Desember agar penerimaan sektor ini tumbuh sesuai sasaran.  Penerimaan pajak hingga Oktober mencapai hampir Rp1.460 triliun atau 70 persen dari target 2025. Berbagai upaya dilakukan pemerintah pada November-Desember agar penerimaan sektor ini tumbuh sesuai sasaran. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Penerimaan pajak nasional hingga Oktober 2025 dilaporkan telah mencapai Rp1.459,03 triliun, atau sekitar 70,2 persen dari target tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp2.076,92 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan kinerja positif sektor perpajakan meskipun kondisi ekonomi global masih penuh tantangan. Pemerintah menargetkan penerimaan pada November–Desember dapat terus meningkat agar target tahunan dapat terpenuhi.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, komponen penerimaan pajak terbesar berasal dari PPN dan PPnBM yang mencapai Rp556,61 triliun. Sementara itu, PPh Badan menghasilkan Rp237,56 triliun, diikuti PPh Orang Pribadi dan PPh 21 sebesar Rp191,66 triliun.

Adapun penerimaan dari PPh Final, PPh 22, dan PPh 26 tercatat sebanyak Rp275,57 triliun, serta sisanya berasal dari berbagai jenis pajak lainnya yang mencapai Rp197,61 triliun.

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah strategi untuk mendorong peningkatan penerimaan hingga akhir tahun. Di antaranya adalah percepatan penyelesaian tunggakan pajak, penanganan pelanggaran, serta optimalisasi Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang telah menambah pemasukan hingga Rp1,75 triliun per 21 November 2025.

Selain itu, pemerintah terus menggali potensi wajib pajak baru, terutama di sektor ekonomi digital, serta memperkuat sistem administrasi perpajakan.

Penerimaan pajak yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai berbagai program strategis negara. Beberapa manfaatnya meliputi pendanaan beasiswa LPDP, BOS, subsidi BBM, hingga MBG senilai Rp344,9 triliun. Pemerintah juga mengalokasikan Rp206,4 triliun untuk percepatan pembangunan infrastruktur serta Rp147,2 triliun bagi belanja bantuan sosial seperti PKH, KIP Kuliah, dan kartu sembako.

Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu, Bimo Wijayanto, menyampaikan bahwa dalam lima pekan terakhir pihaknya akan mengoptimalkan langkah-langkah audit, penegakan hukum, dan pendekatan multi-door untuk mendorong capaian penerimaan pajak.

Berikut Infografiknya:

Baca Juga: Kejagung Periksa Mantan Dirjen Pajak

 

x|close