BAKTI Komdigi Latih Pelaku Wisata Sumbawa Pasarkan Paket Wisata Melalui OTA

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Agu 2026, 19:33
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Peserta Pelatihan Pembuatan Paket Wisata berbasis digital berfoto bersama di Sumbawa, NTB. Kegiatan kolaborasi BAKTI Komdigi, Atourin, dan Pemkab Sumbawa ini digelar untuk membekali pelaku usaha pariwisata lokal dalam memasarkan produk wisata melalui platform OTA. Peserta Pelatihan Pembuatan Paket Wisata berbasis digital berfoto bersama di Sumbawa, NTB. Kegiatan kolaborasi BAKTI Komdigi, Atourin, dan Pemkab Sumbawa ini digelar untuk membekali pelaku usaha pariwisata lokal dalam memasarkan produk wisata melalui platform OTA. (Instagram @bakti.komdigi)

Ntvnews.id, Jakarta - BAKTI Komdigi bersama Atourin menggandeng Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mendorong pelaku pariwisata memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan potensi wisata daerah.

Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Pembuatan Paket Wisata untuk Dipasarkan melalui Online Travel Agent (OTA) yang digelar pada 11–13 Agustus 2026.

Dilansir dari Instagram @bakti.komdigi, Kamis, 27 Agustus 2026, sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan tersebut, baik secara langsung maupun daring. Peserta yang mengikuti kegiatan secara daring memanfaatkan titik Akses Internet dan BTS BAKTI yang tersedia di wilayah masing-masing.

Pelatihan ini memberikan pembekalan kepada peserta mengenai cara mengolah berbagai potensi wisata Sumbawa menjadi produk wisata yang menarik, mudah ditemukan oleh wisatawan, sekaligus siap dipasarkan melalui platform digital.

Baca juga: BRI Dorong UMKM dan Pariwisata untuk Gerakkan Ekonomi Masyarakat Nias

Sejumlah destinasi dan atraksi wisata yang menjadi potensi Sumbawa antara lain Whale Shark di Teluk Saleh, Pulau Moyo, serta pacuan kuda. Selain itu, kekayaan wisata alam dan budaya yang dimiliki Sumbawa juga dinilai memiliki peluang untuk dipromosikan secara lebih luas melalui kanal digital.

Pemanfaatan OTA diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan promosi sekaligus membuka akses pasar yang lebih besar bagi produk-produk wisata lokal. Dengan demikian, potensi pariwisata Sumbawa tidak hanya dikenal oleh wisatawan di wilayah sekitar, tetapi juga berpeluang menjangkau wisatawan dari berbagai daerah.

Program tersebut tidak berhenti setelah pelatihan selesai. BAKTI Komdigi bersama Atourin akan melanjutkan program melalui pendampingan secara online selama dua bulan.
Pendampingan itu ditujukan untuk memastikan materi yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat diterapkan secara langsung.

Program ini sekaligus diharapkan mendorong munculnya local champion pariwisata yang mampu mengembangkan dan memasarkan potensi wisata Sumbawa secara mandiri melalui ekosistem digital.

Baca juga: BAKTI Komdigi: 31 Ribu Lebih Lokasi Sudah Dibangun Akses Internet

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BAKTI KOMDIGI (@bakti.komdigi)

HIGHLIGHT

x|close