Ntvnews.id, Ende - Sebuah pengakuan mengejutkan mewarnai kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Masyarakat Melalui Peningkatan Literasi Digital bersama BAKTI E-Community yang digelar di Balai Desa Ndungga, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum lama ini.
Dalam sesi pemaparan materi, seorang kepala desa di Kabupaten Ende bernama Pius secara terbuka mengaku pernah menjadi korban investasi bodong. Pengakuan itu disampaikan di hadapan peserta lain saat aktivis BAKTI E-Community sektor pendidikan dan literasi digital, Sisilia Daegenysius Nia, menjelaskan pentingnya meningkatkan literasi digital agar masyarakat tidak mudah menjadi korban penipuan di ruang digital.
"Ibu, sayalah yang orang yang ada dalam contoh kasus yang Ibu sampaikan tadi. Sayalah orang yang tertipu investasi bodong itu. Saya sangat menyesal dan berharap semoga semua yang hadir di sini bisa belajar dari kesalahan saya," katanya, dikutip dari keterangan unggahan akun Instagram resmi BAKTI Komdigi, @bakti.komdigi, Rabu, 5 Agustus 2026.
Pengakuan tersebut membuat materi yang disampaikan Sisilia semakin relevan bagi para peserta. Mayoritas peserta yang merupakan kepala desa di wilayah Ende Timur pun disebut semakin memahami pentingnya memanfaatkan teknologi digital secara bijak sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital.
Dalam paparannya, Sisilia mengajak para peserta untuk lebih melek digital serta memanfaatkan infrastruktur yang telah disediakan BAKTI Komdigi secara produktif dan positif demi mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan literasi digital tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ende Gabriel Dala, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ende Hermanus Sigasare, Camat Ende Timur Pius Sare, serta Kepala Divisi Sumber Daya Manusia dan Hubungan Masyarakat BAKTI Komdigi Muhammad Faisal.
Selain penyampaian materi literasi digital, kegiatan juga diisi dengan diskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan infrastruktur base transceiver station (BTS) di Kabupaten Ende. Diskusi tersebut melibatkan Divisi Infrastruktur dan Layanan Teknologi Informasi Badan Usaha BAKTI Komdigi sebagai upaya memperkuat pemanfaatan layanan telekomunikasi di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan tersebut, BAKTI Komdigi terus mendorong peningkatan literasi digital masyarakat agar infrastruktur telekomunikasi yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai daerah, khususnya wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
View this post on Instagram
Kepala Desa di Kabupaten Ende dalam kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Masyarakat Melalui Peningkatan Literasi Digital bersama BAKTI E-Community yang digelar di Balai Desa Ndungga, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Instagram)