Polri Luncurkan SuperApp Layanan Darurat 110

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Agu 2026, 10:55
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir (kedua dari kanan) Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir (kedua dari kanan) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui aplikasi SuperApp Polri. Salah satu layanan yang tersedia dalam aplikasi tersebut ialah layanan darurat Polri 110.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir mengatakan SuperApp Polri memungkinkan masyarakat mengakses sejumlah layanan kepolisian melalui satu platform, termasuk layanan Polri 110 yang telah terhubung dengan jajaran kepolisian hingga tingkat Polsek.

"Melalui SuperApp Polri, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan kepolisian dalam satu platform, termasuk layanan Polri 110 yang telah terintegrasi hingga jajaran Polsek," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jendera Polisi Johnny Eddizon Isir dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026. 

Johnny menjelaskan keberadaan layanan Polri 110 memberikan saluran komunikasi langsung bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian ataupun ingin menyampaikan informasi mengenai kondisi yang membutuhkan kehadiran petugas.

Layanan tersebut telah tersedia di berbagai wilayah hingga tingkat Polsek. Sementara itu, masyarakat yang menggunakan perangkat Android dapat memperoleh aplikasi SuperApp Polri melalui Google Play Store.

Menurut Johnny, sistem yang terintegrasi memungkinkan laporan masyarakat diteruskan kepada satuan kepolisian yang mempunyai kewenangan sekaligus berada paling dekat dengan lokasi kejadian.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. <b>(Antara)</b> Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. (Antara)

Baca juga: Polri Tegaskan Pemilik Sertifikat Pramuka Garuda Tetap Wajib Ikut Tes

"Dengan sistem yang terintegrasi, laporan atau kebutuhan masyarakat dapat diterima dan diteruskan kepada jajaran yang memiliki kewenangan dan kedekatan wilayah untuk segera ditindaklanjuti," katanya.

Johnny mengatakan digitalisasi pelayanan kepolisian juga menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat hubungan dan komunikasi dengan masyarakat. Ia menilai masyarakat memiliki peran aktif dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban, bukan hanya sebagai penerima layanan.

"Setiap informasi yang disampaikan melalui kanal pelayanan Polri merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan keamanan bersama. Karena itu, kami ingin memastikan setiap laporan masyarakat mendapatkan respons dan penanganan yang tepat," jelasnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Polri terus mengarahkan jajarannya agar memberikan pelayanan yang profesional dan merespons setiap laporan masyarakat secara cepat.

Konektivitas layanan sampai tingkat Polsek diharapkan mampu mempercepat waktu penanganan karena laporan dapat segera diterima oleh personel yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Berjalan Transparan

"Teknologi bukan sekadar soal aplikasi, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ukurannya adalah ketika masyarakat membutuhkan Polri, mereka tahu harus menghubungi ke mana, mudah mengaksesnya, dan mendapatkan respons yang cepat," ucapnya.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close