Ntvnews.id, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta pemerintah segera menuntaskan masalah perlintasan sebidang di jalur kereta api (KA). Ini menyusul peristiwa kecelakaan kereta di Bekasi, Jawa Barat.
Menurut Ketua Komisi V DPR, Lasarus ada ribuan perlintasan sebidang kereta api, di antaranya perlintasan sebidang atau perlintasan antara jalan raya dengan rel kereta kerap menjadi sumber kecelakaan.
"Kita minta kepada pemerintah untuk segera menyelesaikan darurat perlintasan sebidang di Indonesia. Komisi V DPR sudah bertahun-tahun meminta kepada KAI untuk menyelesaikan jalur perlintasan sebidang, tapi hingga saat ini darurat perlintasan sebidang tersebut tidak tertangani dengan baik. Coba kita cek data sampai saat ini ada ribuan perlintasan sebidang di Indonesia yang tidak tertangani," ujarnya, Selasa, 28 April 2026.
Baca Juga: Klarifikasi Green SM atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Dinilai Minim Empati
Menurut dia, apabila darurat perlintasan sebidang tersebut tidak segera diselesaikan dengan baik, tak menutup kemungkinan kecelakaan kereta api akan terus terjadi di Indonesia. Lasarus mengingatkan, jalur kereta api seharusnya bebas dan steril dari segala hambatan.
"Makanya di seluruh dunia ini jalur kereta api itu clear and clean, kecuali di Indonesia. Oleh sebab itu jika darurat perlintasan sebidang tidak tertangani dengan baik, maka ada ribuan kemungkinan kecelakaan akan kembali terjadi," jelas Lasarus.
Ia turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, yang menyebabkan sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 84 orang lainnya menjalani perawatan intensif. Lasarus meminta seluruh petugas dapat memastikan penanganan korban dengan baik.
"Selaku pimpinan Komisi V DPR menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan tersebut. Semoga keluarga korban diberi kekuatan dan ketabahan. Dan kepada petugas di lapangan untuk memastikan dan memprioritaskan penanganan korban agar mendapatkan penanganan dengan baik dan maksimal," jelasnya.
Evakuasi korban kecelakaan commuter line (KRL) yang bertabrakan dengan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/sgd)