Seluruh Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur adalah Wanita

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Apr 2026, 12:33
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala Basarnas Kepala Basarnas (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Proses evakuasi korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur resmi dinyatakan selesai. Basarnas memastikan seluruh korban yang berhasil dievakuasi berjenis kelamin perempuan.

Kepala Basarnas, Mayjen TNI Mohammad Syafi’i mengungkapkan bahwa evakuasi rampung pada Selasa pagi, 28 April 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Seluruh tim SAR yang terlibat dalam operasi tersebut juga telah dipulangkan ke satuan masing-masing setelah misi dinyatakan sukses.

"100 persen yang kita evakuasi (korban) perempuan," kata Mayjen M Syafii di stasiun Bekasi Timur, Selasa, 28 April 2026.

Menurutnya, keberhasilan proses evakuasi tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari tim SAR, TNI, Polri, hingga unsur terkait lainnya yang bekerja tanpa henti sejak insiden terjadi.

Meski operasi pencarian telah dihentikan, Basarnas tetap mengantisipasi kemungkinan ditemukannya bagian tubuh korban saat proses pembersihan bangkai kereta berlangsung. Jika hal tersebut terjadi, penanganan akan tetap dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur (Ntvnews.id/Adiansyah)

"Saya pastikan sudah tidak ada korban yang kita temukan. Namun dalam proses pembersihan bangkai kereta, andai saja diketemukan sekecil apapun bodypart dari tubuh, tentunya kita akan melakukan tindakan sesuai dengan prosedur, dan itu memang harus kita lakukan," ujarnya.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin, menyampaikan data korban. Total sebanyak 14 orang meninggal dunia, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di delapan rumah sakit.

Pihak KAI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik agar dapat segera pulih.

Dari sisi operasional, evakuasi rangkaian kereta telah selesai dilakukan. Jalur hilir dilaporkan sudah kembali dibuka dan mulai beroperasi normal. Namun, untuk sementara waktu layanan KRL masih dibatasi hingga Stasiun Bekasi.

"Evakuasi dari kereta Argo Anggrek sudah kami bisa lakukan 100%. Sekarang kalau dilihat juga lokomotifnya sudah lepas dari rangkaian terakhir KRL yang terdampak," ungkapnya.

KAI juga membuka pos tanggap darurat di Stasiun Bekasi dan Bekasi Timur, serta menyediakan layanan melalui call center 121. Posko ini akan tetap beroperasi selama 14 hari ke depan untuk membantu korban dan keluarga.

x|close