Detik-detik Menegangkan Evakuasi Korban Selamat: Mia, Siti Fatonah, dan Endang Kuswati

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Apr 2026, 11:46
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Proses evakuasi korban kecelakaan KRL yang bertabrakan dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam. Proses evakuasi korban kecelakaan KRL yang bertabrakan dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam. (ANTARA/Siti Nurhaliza/aa)

Ntvnews.id, Bekasi - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur akhirnya dihentikan pada Selasa, 28 April 2026. Sebanyak 14 korban tewas dan 84 lainnya luka-luka. 

Basarnas memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di dalam rangkaian kereta. Meski demikian, proses pembersihan bangkai kereta tetap dilakukan sesuai prosedur, termasuk jika ditemukan bagian tubuh korban.

Cerita evakuasi tim SAR cukup dramatis dan menegangkan. Sejak dini hari, proses evakuasi menunjukkan perkembangan signifikan. Pada pukul 02.42 WIB, tim SAR berhasil mengevakuasi satu korban dalam kondisi meninggal dunia yang belum teridentifikasi dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Selanjutnya pada pukul 04.17 WIB, satu korban selamat atas nama Nurul (26) berhasil dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Kota Bekasi.

Baca Juga: Kemenhub Panggil Green SM Usai Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Proses evakuasi berlanjut pada pukul 05.49 WIB dengan keberhasilan penyelamatan korban atas nama Ata (30), disusul pada pukul 05.59 WIB satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.

Tidak berselang lama, pada pukul 06.25 WIB tim berhasil menyelamatkan Mia (26), kemudian pada pukul 06.55 WIB korban selamat atas nama Siti Fatonah (47) berhasil dikeluarkan dari rangkaian kereta.

Memasuki pukul 07.25 WIB, satu korban selamat lainnya atas nama Endang Kuswati (40) juga berhasil dievakuasi dan segera mendapatkan penanganan medis.

Evakuasi korban kecelakaan commuter line (KRL) yang bertabrakan dengan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam.  <b>(ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/sgd)</b> Evakuasi korban kecelakaan commuter line (KRL) yang bertabrakan dengan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/sgd)

Berdasarkan data sementara hingga pukul 07.30 WIB, total sebanyak 14 orang meninggal dunia, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di delapan rumah sakit.

Seluruh korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, antara lain RS Bela Bekasi, RS Bhakti Kartini, RS Hermina Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Mitra Plumbon, RS Primaya Bekasi, RS Siloam Bekasi Timur, RS Siloam Cikarang, serta RS Polri Kramat Jati.

Baca Juga: Tim SAR Hentikan Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, 14 Tewas dan 84 Luka-luka

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa operasi SAR masih terus difokuskan pada pencarian dan evakuasi korban yang diduga masih berada di dalam rangkaian kereta.

“Memasuki hari kedua, kami terus mengoptimalkan seluruh personil Basarnas bersama unsur SAR gabungan yang ada. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan ekstrikasi mengingat kondisi rangkaian kereta yang mengalami kerusakan cukup parah. Prioritas kami adalah menemukan dan mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin,” ujar Desiana.

x|close