13 KA Jarak Jauh Dibatalkan Usai Kecelakaan Maut di Stasiun Bekasi Timur

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Apr 2026, 09:52
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi Kereta Api Ilustrasi Kereta Api (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebanyak 13 perjalanan kereta api jarak jauh dibatalkan pada Selasa, 28 April 2026, sebagai dampak langsung dari kecelakaan yang melibatkan KA jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada malam sebelumnya.

Keputusan pembatalan ini disampaikan oleh PT KAI sebagai bagian dari langkah penyesuaian operasional pascakejadian. Dalam keterangannya, perusahaan menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama sekaligus untuk mendukung proses penanganan di lokasi kejadian.

"Dampak peristiwa tersebut, KAI melakukan penyesuaian perjalanan kereta api dengan mengutamakan keselamatan dan mendukung proses penanganan di lokasi. Pada 28 April 2026, terdapat 13 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang perjalanannya dibatalkan," bunyi keterangan Instagram PT KAI sebagaimana dilihat, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: Siapa Pemilik Green SM? Taksi Listrik yang Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi

Adapun daftar perjalanan yang dibatalkan mencakup berbagai rute utama, antara lain:

  1. KA Gunungjati relasi Cirebon–Gambir
  2. KA Purwojaya relasi Cilacap–Gambir
  3. KA Purwojaya relasi Gambir–Cilacap
  4. KA Madiun Jaya relasi Madiun–Pasarsenen
  5. KA Argo Sindoro relasi Semarang Tawang–Gambir
  6. KA Mataram relasi Solo Balapan–Pasarsenen
  7. KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi–Pasarsenen
  8. KA Singasari relasi Blitar–Pasarsenen
  9. KA Jayabaya relasi Malang–Pasarsenen
  10. KA Manahan relasi Solo Balapan–Gambir
  11. KA Progo relasi Lempuyangan–Pasarsenen
  12. KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi–Gambir
  13. KA Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasarsenen

Pembatalan ini terjadi setelah insiden tragis yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Data yang disampaikan menunjukkan tujuh penumpang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami cedera dan harus mendapatkan perawatan medis.

"Jumlah korban yang terjadi pada tadi malam meninggal 7 orang dan luka-luka dirawat 81 orang," ungkapnya.

Proses evakuasi korban berlangsung cukup panjang karena kondisi di lokasi yang kompleks. Petugas harus bekerja secara hati-hati untuk memastikan seluruh penumpang dapat ditangani dengan aman.

Baca Juga: 8 Fakta Terkini Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur: 7 Tewas, Puluhan Luka

"Evakuasi ini terus terang cukup lama selama kurang 8 jam dan kita lakukan hati-hati sekali," tuturnya.

Situasi di lokasi kejadian sempat dipenuhi kepanikan. Berdasarkan rekaman video yang beredar, suasana di Stasiun Bekasi Timur terlihat mencekam dengan banyak penumpang berkumpul di area peron. Dalam kondisi darurat tersebut, sejumlah penumpang terlihat saling membantu melakukan evakuasi.

Beberapa korban tampak terduduk lemas dan mengalami syok setelah benturan keras. Ada pula yang mengalami luka di bagian kepala dan berupaya melakukan pertolongan pertama secara mandiri.

Di sisi lain, rangkaian KRL yang terdampak terlihat mengalami kerusakan serius. Gerbong yang tertabrak berada di sisi peron dengan pintu terbuka, namun seluruh lampu di dalamnya padam. Kondisi gelap di dalam gerbong memperparah kepanikan, terutama bagi penumpang yang masih terjebak.

Teriakan histeris terdengar dari dalam kereta, sementara sebagian penumpang lainnya berusaha mencari jalan keluar di tengah situasi darurat tersebut.

x|close