Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menyampaikan ucapan duka dan belasungkawa atas peristiwa tabrakan antara KA Agro Bromo Anggrek dan KRL di stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam.
Ucapan duka tersebut disampaikan oleh Dedi Mulyadi melalui video di Instagram pribadinya, dengan segala rasa prihatin atas musibah yang terjadi.
"Kami menyampaikan duka yang dalam atas musibah tertabraknya KRL Jakarta Kabupaten Bekasi khusus pengangkut penumpang perempuan, oleh KA cepat Agro Bromo Anggrek Jakarta-Surabaya. KRL berhenti disebabkan adanya taksi listrik yang berhenti di lintasan kereta, sehingga menimbulkan korban," tutur Dedi Mulyadi, 28 April 2026.
Baca Juga: Transjakarta Operasikan Bus Shuttle Bekasi Timur–Bekasi Imbas Tabrakan Kereta
Dalam hal ini, Dedi Mulyadi selaku gubernur Jawa Barat menyebutkan akan menanggung seluruh biaya perawatan korban kecelakaan KA di Bekasi dan juga akan memberikan santunan sebesar Rp50 juta untuk keluarga korban yang meninggal dunia.
"Untuk itu Pemprov Jawa Barat, akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat. Dan akan memberikan santunan kepada yang meninggal dunia masing-masing Rp50 juta," sambungnya.
Tak lupa, ia pun meminta doa kepada seluruh masyarakat Jawa Barat atas tragedi tabrakan KA Agro Bromo Anggrek dan KRL yang terjadi di stasiun Bekasi Timur.
"Semoga peristiwa dan musibah ini adalah peristiwa yang terakhir untuk itu mohon doa pada seluruh warga Jabar, agar keluarga korban ditabahkan dan mendapatkan kesabaran atas musibah yang dialami ini," pungkasnya.
Dedi Mulyadi (Instagram)