Ntvnews.id, Cianjur - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung menghentikan sementara enam perjalanan KA Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi akibat kerusakan jalur di petak Cibeber–Lampegan, tepatnya di KM 73+9/0 yang mengalami gogosan atau pengikisan.
Manajer Humasda Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa pembatalan perjalanan telah diberlakukan sejak Rabu, 22 April 2026 malam. Untuk sementara, perjalanan kereta hanya dapat dilakukan hingga Stasiun Cibeber.
Pihak KAI menyatakan telah mengerahkan seluruh sumber daya guna mempercepat proses penanganan di lokasi terdampak, dengan harapan jalur dapat segera kembali normal dan aman dilalui.
"Saat ini petugas prasarana masih melakukan penanganan dan pemulihan jalur agar dapat segera dilalui kembali perjalanan kereta api," katanya.
Baca Juga: Dirut KAI dan BTN Temui Seskab, Bahas Pembangunan 5 Ribu Unit Rumah Susun Manggarai
Ia menambahkan, pada Kamis terdapat enam jadwal perjalanan KA Siliwangi yang terpaksa dibatalkan karena proses perbaikan masih berlangsung di lokasi kerusakan.
Sebagai bentuk kompensasi, KAI memberikan layanan pembatalan tiket dengan pengembalian dana sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan. Proses pembatalan dapat dilakukan hingga 7x24 jam sejak jadwal keberangkatan yang dibatalkan.
"KAI Daop 2 Bandung mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan kanal resmi yang tersedia guna mempermudah proses pembatalan," katanya.
KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Proses pembatalan tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun layanan pelanggan resmi.
Kuswardojo menjelaskan bahwa hujan deras yang terjadi pada Rabu malam memperparah kondisi jalur yang sebelumnya telah mengalami pengikisan, sehingga kerusakan meluas dan berdampak pada operasional kereta.
Akibatnya, perjalanan KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi untuk sementara hanya dapat beroperasi hingga Stasiun Cibeber dan belum dapat melanjutkan perjalanan ke Sukabumi hingga proses perbaikan selesai.
(Sumber: Antara)
Petugas kereta api berupa melakukan penanganan cepat jalur terikis di di petak Jalan Cibeber–Lampegan tepatnya di KM 73+9/0 sehingga perjalanan KA Siliwangi dihentikan sementara, Kamis (23/4/2026).ANTARA/Ahmad Fikri. (Antara)