Ntvnews.id , Jakarta - Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa jenazah prajurit TNI yang gugur di Lebanon, Rico Pramudia, akan terlebih dahulu diterbangkan ke Jakarta sebelum dipulangkan ke Medan, Sumatera Utara.
“Rencananya ke Jakarta dulu, baru jenazah akan dibawa ke Medan,” kata Aulia di Jakarta, Senin 27 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa proses pemulangan jenazah akan dilakukan setelah seluruh administrasi oleh pemerintah Indonesia di Beirut, Lebanon, telah diselesaikan.
Baca Juga: Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, Kopral Rico Pramudia
Meski demikian, Aulia belum dapat memastikan jadwal pasti keberangkatan jenazah dari Lebanon, termasuk waktu penyemayaman dan pemakaman di Indonesia.
Sebelumnya, Rico merupakan salah satu dari tiga prajurit TNI yang menjadi korban dalam insiden penyerangan di Lebanon.
"Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," katanya.
Baca Juga: Prajurit UNIFIL Praka Rico Pramudia Gugur Usai Jalani Perawatan Akibat Serangan di Lebanon
Aulia menjelaskan, para prajurit tersebut mengalami luka setelah pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, terkena serangan artileri pada Minggu, 29 Maret 2026.
Dalam insiden tersebut, Rico mengalami luka berat, sementara Bayu Prakoso dan Arif Kurniawan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
Selain itu, Farizal Romadhon dinyatakan gugur setelah terkena serangan langsung di lokasi kejadian.
Sebelumnya, Rico yang mengalami luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St. George untuk mendapatkan penanganan intensif.
(Sumber: Antara)
Tangkapan layar - Praka Rico Pramudia. ANTARA/HO- Akun instagram resmi Kementerian Pertahanan/pri. (Antara)