Kedubes Iran di Indonesia Unggah Kode Morse Misterius, Pesannya Bikin Penasaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Apr 2026, 15:53
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi berbicara dalam konferensi pers di kediaman resmi Dubes Iran di Jakarta, Senin, 2 Maret 2026. Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi berbicara dalam konferensi pers di kediaman resmi Dubes Iran di Jakarta, Senin, 2 Maret 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Jagat maya di Indonesia mendadak dipenuhi perbincangan setelah Kedutaan Besar Iran mengunggah pesan yang tidak biasa melalui media sosial. Alih-alih menyampaikan pernyataan diplomatik formal, akun resmi mereka justru menampilkan deretan kode Morse yang diunggah melalui platform X pada Minggu (7/4).

Unggahan tersebut turut disertai video berisi frekuensi suara, memicu rasa penasaran sekaligus spekulasi luas di tengah situasi Timur Tengah yang sedang memanas.

Kemunculan kode berupa titik dan garis ini segera menarik perhatian publik. Banyak pengguna media sosial mencoba menguraikan maknanya, hingga akhirnya pesan tersebut berhasil diterjemahkan.

Baca Juga: Prabowo Optimistis Hadapi Krisis Global, Dorong Percepatan Kendaraan Listrik

Perang itu dipaksakan kepada Iran. Tapi hasilnya bukan sesuatu yang bisa dipaksakan. Iran tetap bertahan dan kemenangan itu hanya menunggu waktu,” bunyi pesan tersebut.

Pesan tersebut dinilai sarat makna dan mencerminkan sikap tegas Iran terhadap tekanan yang dihadapinya. Kalimat tersebut menggambarkan posisi Iran sebagai pihak yang merasa tidak menghendaki konflik, namun tetap menunjukkan kesiapan untuk menghadapi segala kemungkinan yang muncul.

Fenomena ini ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Sebelumnya, Kedutaan Iran di Pakistan juga dilaporkan mengunggah pesan serupa menggunakan kode Morse. Perbedaannya, unggahan di Pakistan disertai elemen visual bertema waktu yang memberikan kesan hitungan mundur.

Kemiripan pola ini memunculkan dugaan bahwa pesan tersebut merupakan bagian dari strategi komunikasi terpusat yang ditujukan kepada audiens global.

Baca Juga: Usai Paus Leo XIV Kritik Perang, Pemerintahan Trump Ancam Gunakan Kekuatan Militer Terhadap Vatikan

Rangkaian unggahan tersebut kemudian menjadi bahan analisis para pengamat dan pengguna media sosial. Setiap detail, mulai dari simbol hingga konteks waktu kemunculannya, dikaitkan dengan dinamika keamanan dan diplomasi internasional yang sedang berkembang.

Penggunaan kode Morse sebagai medium komunikasi dinilai bukan tanpa alasan. Dalam konteks diplomasi modern, pesan simbolik seperti ini kerap dimanfaatkan untuk menyampaikan sikap atau sinyal tertentu tanpa harus mengeluarkan pernyataan yang bersifat konfrontatif secara langsung.

Peristiwa ini sekaligus menunjukkan perubahan lanskap komunikasi diplomatik di era digital. Penyampaian pesan kini tidak lagi terbatas pada forum resmi atau meja perundingan, tetapi juga memanfaatkan ruang publik di media sosial dengan pendekatan yang lebih simbolis dan memancing interpretasi luas dari masyarakat global.

x|close