Trump Tegaskan Konflik Lebanon Tak Masuk Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Apr 2026, 15:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara pada konferensi pers di Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat, Senin (6/4/2026). ANTARA/Xinhua/Li Yuanqing/aa. Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara pada konferensi pers di Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat, Senin (6/4/2026). ANTARA/Xinhua/Li Yuanqing/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa situasi di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Ia menilai konflik yang melibatkan Hizbullah sebagai persoalan terpisah dari perjanjian tersebut.

"Ya, mereka (Lebanon) tidak termasuk dalam kesepakatan itu, karena ada Hizbullah. Mereka tidak termasuk dalam kesepakatan itu. Itu juga akan diurus," kata Trump kepada PBS News menjawab pertanyaan mengapa Lebanon masih menjadi sasaran serangan.

Baca Juga: Trump Klaim AS Raih “Kemenangan Penuh” Usai Gencatan Senjata dengan Iran

Menanggapi pertanyaan lanjutan terkait sikapnya terhadap operasi militer Israel, Trump menyebut bahwa serangan terhadap kelompok tersebut merupakan bagian dari konflik yang berbeda.

Ketika ditanya lebih lanjut apakah ia menyetujui Israel melanjutkan serangannya terhadap milisi tersebut, Trump mengklaim bahwa itu adalah bagian dari "pertempuran kecil yang terpisah".

Di sisi lain, Pasukan Pertahanan Israel mengumumkan peluncuran rangkaian serangan besar terhadap target Hizbullah di Lebanon, yang disebut sebagai eskalasi terbesar sejak konflik memanas.

Baca Juga: Trump Pertimbangkan Skema Patungan AS-Iran untuk Pungut Biaya Kapal di Selat Hormuz

Sementara itu, Tasnim News Agency melaporkan bahwa Iran berpotensi keluar dari kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat apabila serangan Israel ke Lebanon terus berlanjut. Laporan lain dari Fars News Agency menyebutkan bahwa Teheran telah menghentikan sementara lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz sebagai respons atas situasi tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close