Trump Pertimbangkan Skema Patungan AS-Iran untuk Pungut Biaya Kapal di Selat Hormuz

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Apr 2026, 12:52
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz, Iran selatan, Selasa (30/4/2019). ANTARA/Xinhua/Ahmad Halabisa Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz, Iran selatan, Selasa (30/4/2019). ANTARA/Xinhua/Ahmad Halabisa (Antara)

 

Ntvnews.id , Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan tengah mengkaji kemungkinan membentuk kerja sama usaha patungan (joint venture) dengan Iran untuk menarik biaya dari kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Gagasan ini disebut sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus mengelola lalu lintas di jalur pelayaran strategis tersebut.

Dalam wawancara dengan ABC News pada Rabu, 8 April 2026. Trump menjelaskan bahwa opsi tersebut sedang dipertimbangkan secara serius.

"Kami sedang mempertimbangkan untuk melakukannya dalam bentuk usaha patungan," ungkap Trump kepada ABC News.

“Itu adalah cara untuk mengamankannya, sekaligus melindunginya dari banyak pihak lain. Itu hal yang indah,” tuturnya.

Sebelumnya, melalui unggahan di platform Truth Social pada Selasa, 7 April 2026 malam waktu setempat, Trump menyampaikan bahwa Amerika Serikat berpotensi memperoleh keuntungan besar dengan ikut mengatur kepadatan lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

"Kami akan memastikan berbagai jenis pasokan, dan tetap 'berada di area itu' guna semuanya berjalan lancar. Saya yakin itu akan terwujud," ujarnya.

Baca Juga:  Iran Tutup Selat Hormuz, Ancam Gencatan Senjata Bubar Gegara Israel Serang Lebanon

Tak hanya itu, pada Senin, 6 April 2026, Trump juga telah melontarkan gagasan agar Washington memungut biaya bagi kapal yang melintasi jalur tersebut. Ia menilai langkah-langkah tersebut dapat menjadi bagian dari solusi dalam setiap kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan Iran.

Baca Juga:  Trump Klaim AS Raih “Kemenangan Penuh” Usai Gencatan Senjata dengan Iran

"Bagaimana jika kita memungut biaya?" sebut Trump dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih pada Senin. “Saya lebih memilih melakukan itu daripada membiarkan mereka (pihak Iran) melakukannya,” katanya.

Rencana ini muncul di tengah dinamika hubungan AS dan Iran yang masih diwarnai ketegangan, sekaligus menekankan pentingnya Selat Hormuz sebagai jalur vital perdagangan energi global.

(Sumber: Antara)

x|close