Ntvnews.id, Istanbul - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa negaranya telah mencapai seluruh target militer di Iran dan menyebut hasil tersebut sebagai “kemenangan penuh” setelah tercapainya gencatan senjata. Pernyataan itu dilaporkan oleh Sky News pada Senin dini hari.
Dalam percakapan singkat melalui sambungan telepon dengan media tersebut, Trump menilai gencatan senjata yang terjadi sebagai langkah positif dan menegaskan bahwa seluruh tujuan militer Amerika Serikat telah terpenuhi.
Baca Juga: Israel Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Namun Operasi di Lebanon Berlanjut
“Kami telah melakukan semua yang ingin kami lakukan secara militer,” kata Trump.
Selain itu, Trump mengungkapkan bahwa proposal 10 poin yang diajukan oleh Teheran dapat menjadi landasan dalam proses perundingan lebih lanjut antara kedua negara.
“Itu adalah poin-poin yang sangat baik, dan sebagian besar di antaranya telah sepenuhnya dinegosiasikan,” katanya, seraya menambahkan bahwa ia tidak akan menyebut tuntutan Iran sebagai “maksimalis.”
Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran
Meski demikian, Trump juga mengingatkan bahwa stabilitas gencatan senjata sangat bergantung pada kelangsungan proses negosiasi. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat siap mengambil langkah militer kembali apabila kesepakatan tersebut gagal dipertahankan.
Trump mengatakan bahwa jika gencatan senjata dan negosiasi "tidak berjalan dengan baik, kami akan langsung kembali ke sana dengan sangat mudah."
(Sumber: Antara)
Arsip foto - Presiden AS Donald Trump . ANTARA/Anadolu/pri. (Antara)