Kemensos Salurkan Lebih dari Rp700 Miliar Bansos Bencana di Sumatera

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mar 2026, 20:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip - Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengumumkan dimulainya penyaluran bantuan adaptif kebencanaan tahap pertama untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (5/3/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo Arsip - Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengumumkan dimulainya penyaluran bantuan adaptif kebencanaan tahap pertama untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (5/3/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan sosial kebencanaan senilai lebih dari Rp700 miliar untuk penanganan bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk penanganan bencana di tiga wilayah tersebut mencapai lebih dari Rp2 triliun.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa dari total anggaran tersebut, Rp700 miliar telah tersalurkan, sementara penyaluran tahap berikutnya senilai Rp218 miliar tengah diproses sebagai bagian dari percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak.

Dana sebesar Rp218 miliar tersebut akan disalurkan kepada sekitar 67.000 kepala keluarga penerima manfaat. Selain itu, bantuan juga mencakup jaminan hidup (jadup) bagi sekitar 270.000 jiwa yang terdampak bencana.

Baca Juga: BNPB Bangun 36 Ribu Hunian Tetap untuk Korban Banjir di Sumatra

Untuk santunan korban, Kemensos memberikan bantuan sebesar Rp15 juta kepada ahli waris dari lebih dari 1.000 korban meninggal dunia. Sementara itu, korban dengan luka berat menerima santunan masing-masing sebesar Rp5 juta.

Selain santunan, pemerintah juga memberikan bantuan isian rumah senilai Rp3 juta per keluarga serta dukungan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta. Adapun bantuan jadup untuk kebutuhan konsumsi diberikan sebesar Rp450.000 per orang setiap bulan selama tiga bulan.

Saifullah menegaskan bahwa proses penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data penyintas yang telah melalui verifikasi berlapis, mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, pemerintah daerah, hingga validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) oleh Kementerian Dalam Negeri. Proses tersebut juga melibatkan aparat penegak hukum guna memastikan akuntabilitas data.

Data penerima bantuan yang telah diverifikasi dan ditandatangani oleh Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan.

Baca Juga: Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar-Daerah

Dalam pelaksanaannya, Kemensos bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada masyarakat penerima yang telah terverifikasi.

Mensos menambahkan bahwa apabila kebutuhan di lapangan melebihi alokasi anggaran awal, pihaknya akan mengajukan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) kepada Kementerian Keuangan guna memastikan seluruh warga terdampak memperoleh bantuan yang memadai.

(Sumber: Antara)

x|close