DPR Akan Gelar Rapat Khusus Terkait Penyerangan Air Keras terhadap Andrie Yunus

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Mar 2026, 13:24
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Tangkapan layar Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman berbicara dalam rapat dengar pendapat umum terkait kasus Koperasi Bahana Lintas Nusantara di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/3/2026). ANTARA/YouTube/TVR Parlemen/Fath Putra Mulya. Tangkapan layar Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman berbicara dalam rapat dengar pendapat umum terkait kasus Koperasi Bahana Lintas Nusantara di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/3/2026). ANTARA/YouTube/TVR Parlemen/Fath Putra Mulya. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Komisi III DPR RI dijadwalkan menggelar rapat khusus untuk membahas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis yang juga Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Rapat tersebut direncanakan berlangsung pada Senin pukul 11.00 WIB di kompleks parlemen, Jakarta, tepatnya di ruang rapat Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II.

Komisi III DPR RI merupakan komisi yang membidangi urusan penegakan hukum dan bermitra dengan sejumlah lembaga seperti kepolisian, kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Rapat tersebut juga direncanakan menghasilkan keputusan resmi terkait penanganan kasus tersebut.

Baca Juga: Gibran Soroti Kasus Andrie Yunus, Tekankan Demokrasi Harus Tetap Sehat

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal penanganan kasus tersebut hingga tuntas.

Habiburokhman mengatakan pihaknya telah menghubungi Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya dan meminta agar kepolisian segera bergerak untuk mengusut kasus tersebut serta menangkap para pelaku.

“Kami pastikan Komisi III akan terus mengawal kasus ini agar penyidikannya berjalan dengan cepat dan profesional. Kami minta negara menanggung penuh biaya pengobatan terbaik agar beliau bisa segera pulih kembali,” kata dia.

Andrie Yunus diketahui menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras hingga menyebabkan luka pada bagian tangan dan kaki serta mengganggu penglihatannya.

Baca Juga: Kapolda Bakal Ungkap Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini

Peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie menyelesaikan rekaman siniar di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang membahas isu militerisme dan uji materi Undang-Undang TNI.

Berdasarkan informasi awal, insiden itu terjadi pada Kamis 12 Maret 2026 malam sekitar pukul 23.37 WIB ketika korban sedang mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta.

(Sumber: Antara)

x|close