Ntvnews.id, Jakarta - Seorang pelajar perempuan berinisial JAN (14) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuhnya dalam peristiwa tragis yang terjadi di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Korban diduga tewas setelah ditusuk oleh kakak kandungnya sendiri, YR (27).
Peristiwa memilukan itu terjadi di rumah yang ditempati korban dan pelaku pada Rabu (11/3) sekitar pukul 14.10 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengalami luka tusukan pada bagian dada sebelah kanan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Joko Prihatin, membenarkan adanya peristiwa dugaan pembunuhan tersebut. Ia menyebut pelaku merupakan kakak kandung korban.
"Memang benar telah terjadi dugaan pembunuhan yang diduga dilakukan oleh kakak kandung korban," ujarnya saat dihubungi.
Menurut keterangan yang diperoleh, kejadian bermula saat korban sedang berada di dalam rumah. Saat itu korban diduga tengah tidur ketika pelaku tiba-tiba menyerangnya dengan menggunakan pisau dapur dan menusuk bagian dada korban.
Meski mengalami luka serius, korban masih sempat berusaha menyelamatkan diri. Ia berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan kepada warga di sekitar lokasi kejadian.
Warga yang mengetahui kondisi korban segera memberikan pertolongan dan membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun luka yang diderita korban cukup parah sehingga upaya penyelamatan tidak berhasil. Pelajar tersebut akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat hendak mendapatkan perawatan.
Setelah kejadian penusukan tersebut, warga melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian. Aparat yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan terduga pelaku tidak lama setelah insiden berlangsung.
Baca Juga: Viral Pemkot Samarinda Sewa Land Rover Seharga Rp160 Juta per Bulan Sejak 2023
"Untuk terduga pelaku telah kami amankan. Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku," katanya.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita senjata tajam yang diduga digunakan dalam penusukan tersebut sebagai barang bukti.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap peristiwa yang menewaskan pelajar tersebut, termasuk mendalami motif yang melatarbelakangi tindakan pelaku.
"Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan juga melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. Nanti pasti akan kami sampaikan perkembangan lebih lanjutnya seperti bagaimana," kata Joko.
Ilustrasi Pembunuhan (Pixabay)