Ntvnews.id, Jakarta - Infografik ini menjelaskan tentang mephedrone, yaitu salah satu narkotika jenis baru (New Psychoactive Substances/NPS) yang mulai ditemukan beredar di Indonesia. Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap bahwa mephedrone masuk ke Indonesia melalui jaringan narkotika internasional, sehingga pemerintah terus melakukan upaya pemberantasan untuk menghentikan penyebarannya.
Mephedrone merupakan zat psikoaktif yang dapat berbentuk kristal, bubuk, maupun pil. Zat ini sering dikonsumsi bersamaan dengan narkotika lain seperti sabu dan ekstasi karena memberikan efek euforia, meningkatkan rasa empati, dan stimulasi bagi penggunanya. Di kalangan pengguna, mephedrone juga dikenal dengan sebutan "meow meow" atau "MKAT".
BNN mencatat penemuan mephedrone di Gianyar, Bali, berdasarkan data 7 Maret 2026. Penindakan dilakukan pada 5–6 Maret 2026 dengan barang bukti sebanyak 7,8 kilogram dalam bentuk padatan dan cairan. Dalam kasus tersebut, aparat menangkap dua warga negara Rusia yang diduga sebagai produsen narkoba. Para tersangka terancam hukuman penjara seumur hidup hingga hukuman mati. Dari pengungkapan ini, BNN memperkirakan sekitar 31.576 jiwa berpotensi terselamatkan dari penyalahgunaan narkoba.
Infografik juga menyoroti dampak buruk mephedrone bagi kesehatan, seperti sulit tidur, gangguan jantung, kerusakan otak, kejang otot, hingga kematian akibat overdosis. Untuk memberantas peredarannya, BNN memperkuat kerja sama dengan berbagai negara, melacak jaringan pengedar di Indonesia yang melibatkan warga negara asing, serta menelusuri sumber bahan baku yang diduga berasal dari luar negeri. Kepala BNN, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan internasional yang berada di balik peredaran mephedrone di Indonesia.
Berikut Infografiknya:
Infografik: Mephedrone, Narkotika Jenis Baru yang Mulai Mengintai Indonesia (Antara)
(Sumber: Antara)
Infografik: Mephedrone, Narkotika Jenis Baru yang Mulai Mengintai Indonesia (Antara)