Ntvnews.id, Jakarta - Kasus pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (56) di wilayah Meruyung, Limo, Depok, Jawa Barat, mengungkap cara yang dilakukan pelaku untuk menyembunyikan jejak kejahatannya. Polisi menemukan taburan bubuk kopi di sekitar jasad korban yang saat ditemukan sudah dalam kondisi tinggal tulang.
Taburan kopi tersebut bukan tanpa alasan. Kepolisian menyebut bubuk kopi itu sengaja ditebar oleh pelaku untuk menyamarkan bau busuk yang muncul dari jasad korban yang membusuk.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin menjelaskan bahwa bubuk kopi tersebut memang digunakan sebagai upaya untuk menutupi aroma menyengat dari tubuh korban.
"Kopi yang ditemukan di TKP memang ditaburkan oleh tersangka untuk mengelabui atau untuk menutupi bau yang ditimbulkan akibat pembusukan mayat," kata Iman Imannudin kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Pegawai Kementerian HAM Gugat Natalius Pigai ke PTUN Jakarta soal Mutasi Jabatan
Pelaku dalam kasus ini diketahui bernama Ahmad Ronny Hasiholan (44), yang merupakan suami siri korban. Ia telah diamankan oleh Subdirektorat Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Penangkapan dilakukan pada Minggu (8/3) di Jalan Cipete Raya, Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Menurut Iman, ide menaburkan bubuk kopi itu diperoleh tersangka dari pengalamannya bergaul di lingkungan pelelangan ikan. Dari sana, ia mengetahui bahwa aroma kopi dapat membantu menyamarkan bau tidak sedap.
"Pengetahuan ini diperoleh oleh tersangka dari tersangka saat bergaul dengan rekannya di tempat pelelangan atau penjualan ikan," ujarnya.
Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan keluarga korban kepada polisi setelah jasad DH ditemukan di dalam rumah pada Sabtu (7/3). Saat itu, anak korban bersama pasangannya sedang membersihkan rumah dan menemukan kondisi yang mencurigakan.
Baca Juga: Prabowo Kumpulkan Menteri Kabinet Merah Putih di Wisma Danantara
Dari temuan tersebut, pihak keluarga kemudian melapor kepada kepolisian hingga akhirnya penyelidikan dilakukan. Polisi juga mengungkap latar belakang pembunuhan yang dilakukan Ahmad Ronny terhadap istrinya tersebut. Diketahui, keduanya menikah secara siri pada Desember 2024.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pelaku mengaku melakukan pembunuhan karena sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban.
"Tersangka yang diketahui tidak memiliki pekerjaan merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban. Kemudian melakukan tindak pidana pembunuhan," ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (9/3).
Selain persoalan tersebut, penyidik juga menemukan dugaan motif lain yang berkaitan dengan kondisi ekonomi pelaku.
"Motif sementara diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi," imbuhnya.
Wanita ditemukan tewas dalam kondisi tulang-belulang. (Instagram)