Ledakan Pabrik Bioteknologi Tewaskan Delapan Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Feb 2026, 06:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Ledakan. ANTARA. Ilustrasi - Ledakan. ANTARA. (Antara)

Ntvnews.id, Beijing - Sebuah ledakan terjadi di pabrik bioteknologi yang berlokasi di wilayah utara China dan menyebabkan delapan orang meninggal dunia.

Dilansir dari AFP, Senin, 9 Februari 2026, jumlah korban jiwa ini bertambah dari laporan awal yang menyebutkan tujuh orang tewas. Sebelumnya, kantor berita pemerintah Xinhua melaporkan tujuh orang tewas dan satu orang dinyatakan hilang akibat ledakan yang terjadi pada Sabtu pagi di perusahaan bioteknologi Jiapeng yang berada di Provinsi Shanxi.

Dalam perkembangan terbaru, Xinhua mengonfirmasi jumlah korban tewas menjadi delapan orang, sementara perwakilan hukum perusahaan tersebut telah diamankan oleh pihak berwenang.

Pabrik yang terdampak berada di Kabupaten Shanyin, sekitar 400 kilometer di sebelah barat Beijing. Saat ini, proses pembersihan dan penanganan pasca-ledakan masih berlangsung. Wartawan di lokasi melaporkan terlihat asap kuning gelap yang mengepul dari area pabrik setelah insiden tersebut.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Ungkap Motif ABH Lakukan Peledakan di SMAN 72 Jakarta

Otoritas setempat telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki penyebab ledakan dan memastikan faktor-faktor yang memicu kecelakaan tersebut. Insiden kecelakaan industri sendiri tercatat cukup sering terjadi di China, yang kerap dikaitkan dengan lemahnya standar keselamatan kerja di sejumlah sektor industri.

Sebelumnya, pada akhir Januari lalu, sebuah ledakan di pabrik baja di Provinsi Mongolia Dalam juga menewaskan sedikitnya sembilan orang, menambah daftar panjang kecelakaan industri di negara tersebut.

x|close