Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kembali eratnya hubungan Indonesia dan Australia dalam Joint Statement bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum penandatanganan traktat keamanan bersama yang memperkuat kemitraan strategis kedua negara.
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyampaikan kegembiraannya dapat kembali menyambut PM Albanese di Jakarta.
"Yang saya hormati dan yang saya muliakan, PM Australia saudara Anthony Albanese dengan para menteri dan pejabat tinggi dan rekan rekan media yang saya hormati,” ujar Prabowo mengawali pernyataannya.
Baca Juga: HUT Gerindra: DPP Bagikan Sembako, Bibit Pohon hingga Santunan Anak Yatim
"Saya sangat gembira dapat menyambut kembali sahabat saya, PM Albanese di Jakarta kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi saya untuk membalas sambutan hangat yang saya terima saat berkunjung ke Sydney pada bulan November 2025 yang lalu,” lanjutnya.
Presiden Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat Hari Australia yang diperingati pada 26 Januari 2026, sekaligus menegaskan posisi Australia sebagai mitra strategis Indonesia.
"Pada kesempatan yang baik ini izinkan saya mengucapkan selamat hari australia yang jatuh pada tanggal 26 januari tahun 2026, australi adalah salah satu tetangga terdekat dan mitra strategis indonesia,” kata Prabowo.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (NTVnews)
Ia mengingatkan bahwa hubungan Indonesia dan Australia memiliki sejarah panjang yang dilandasi persahabatan, termasuk dukungan Australia terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.
"Australi dan indonesia juga mempunyai hubungan yang cukup panjang, hubungan persahabatan, kita juga selalu ingat bahwa australi mendukung perjuangan kemerdekaan kita dari sejak awal proklamasi kita pada tahun 45,” ujarnya.
Baca Juga: 15 Warga Luka-luka Akibat Gempa Pacitan
Presiden Prabowo menegaskan bahwa penandatanganan traktat keamanan bersama mencerminkan tekad kuat kedua negara dalam menjaga stabilitas kawasan.
"Hari ini saya dan PM Albanese menegaskan kembali hubungan erat dan komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan Indonesia-Australi melalui penandatangan traktap keamanan bersama perjanjian keamanan bersama ini mencerminkan tekad kedua negara untuk terus bekerja sama secara erat dalam menjaga keamanan nasional masing-masing serta berkontribusi nyata bagi perdamaian dan stabilitas kawasan Indo Pasifik,” tegas Prabowo.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (NTVnews)