Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan progres pembangunan 66 rumah sakit umum daerah (RSUD) di kabupaten dan kota terpencil. Program ini merupakan salah satu quick win yang ditugaskan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat akses layanan kesehatan masyarakat di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).
Pemerintah ingin memastikan rumah sakit baru ini dapat menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap dan setara dengan kota besar, sehingga masyarakat di pelosok tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan perawatan medis yang layak.
Kementerian Kesehatan mencatat pada 2025 sebanyak 11 RSUD sudah 100 persen naik ke kelas C dari target sebanyak 22 RSUD. Akhir Februari ini ditargetkan menyusul sebanyak 5 RSUD.
"Saat ini kita akan laporkan, insya Allah pada akhir Februari 16 (RSUD) akan selesai. Dan diharapkan di Maret sampai April (sebanyak) 22-nya (RSUD) selesai,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers Capaian dan Rencana Peningkatan Kualitas dan Kapasitas RS PHTC di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Februari 2026.
Tahun ini, pemerintah menargetkan sebanyak 20 RSUD naik kelas. Dan sisanya sebanyak 24 RSUD akan naik kelas pada 2027.
Menkes Budi Sadikin juga berharap Presiden dapat meresmikan langsung rumah sakit yang telah rampung sebagai bentuk komitmen bahwa pemerintah serius untuk memberikan pelayanan dan akses kesehatan yang terbaik untuk masyarakat terutama di wilayah DTPK.
“Saya sekarang juga lagi minta ke Bapak Presiden kalau bisa meresmikan rumah sakit-rumah sakit ini,” ucapnya.
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Azhar Jaya menambahkan, pembangunan RSUD baru ini difokuskan pada daerah yang belum memiliki rumah sakit tipe C.
Dia mencontohkan, di pulau Sumatra ada 12 kabupaten/kota yang belum punya rumah sakit tipe C. "Di Kalimantan ada tiga kabupaten, kemudian di Nusa Tenggara ada empat kabupaten, di Sulawesi 13 kabupaten, di Maluku 10 kabupaten, dan di Papua 24 kabupaten,” kata Azhar.
Berikut lokasi rumah sakit yang masuk dalam tahap peningkatan pada 2026:
1. RSUD Cendrawasih Dobo, Kab. Kepulauan Aru;
2. RSUD Rupit, Kab. Musi Rawas Utara;
3. RSUD Maren H. Noho Renuat, Kota Tual;
4. RSUD Kondosapata, Kab. Mamasa;
5. RSUD dr. Salim Alkatiri, Kab. Buru Selatan;
6. RSUD Kabupaten Muna Barat;
7. RSUD Muara Dua, Kab. Ogan Komering Ulu Selatan;
8. RSUD Tulang Bawang Barat;
9. RSUD Kab. Bolaang Mongondow Utara;
10. RSUD Rumah Rodo Fabo, Kab. Waropen;
11. RS Umum Daerah Nias Selatan;
12. RS Umum Daerah Kab. Kerinci;
13. RS Umum Daerah Kep. Mentawai;
14. RS Umum Daerah Talang Ubi, Kab. Penukal Abab Lematang Ilir;
15. RS Gerbang Sehat Mahulu, Kab. Mahakam Hulu;
16. RS Umum Daerah Mitra Sehat, Kab. Minahasa Tenggara;
17. RS Umum Daerah Bolaang Mongondow Timur;
18. RS Umum Daerah Kab. Konawe Utara;
19. RS Umum Daerah Kabupaten Mamuju Tengah; serta
20. RS Umum Daerah Weda, Kab. Halmahera Tengah.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026. ANTARA/Mecca Yumna (Antara)