Pramono Pastikan Warga DKI Terdampak Banjir Bisa Berobat Gratis di Puskesmas dan Rumah Sakit

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Jan 2026, 14:39
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan seluruh warga Jakarta yang terdampak banjir mendapatkan layanan pengobatan gratis. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir.

Pramono menegaskan, warga yang terdampak banjir dapat langsung mengakses layanan kesehatan tanpa dipungut biaya di seluruh fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI Jakarta.

"Untuk yang terdampak banjir kalau di Jakarta semuanya gratis. Karena semuanya bisa di ini di Puskesmas. Puskesmas yang ada di Jakarta 44, Kemudian pembantu puskesmas 292 dan rumah sakit juga 31 semuanya kalau ada korban terdampak banjir Maka kami gratiskan," ucap Pramono di Jakarta Timur, Selasa, 27 Januari 2026.

Tak hanya fokus pada penanganan medis pascabanjir, Pramono juga menanggapi soal penyakit leptospirosis atau yang dikenal sebagai penyakit kencing tikus. Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus leptospirosis di Jakarta.

Baca Juga: Pramono Sebut Pencurian Kabel Lampu Jalan di Jakarta Utara Sudah Dilaporkan ke Polisi

Pramono Anung <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Baca Juga: Perbaikan Jalan Berlubang di Jakarta Menunggu Curah Hujan Mereda, Pramono Pastikan Anggaran Aman

Meski demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap menyiapkan langkah antisipasi dan pencegahan secara preventif apabila penyakit tersebut muncul di kemudian hari.

"Termasuk pertanyaan tadi yang tadi pagi di tempat Sebelumnya mengenai kencing tikus. Jadi saya terngiang-ngiang dengan kencing tikus dan itu ternyata di Jakarta belum ada. Toh kalau ada, kami pasti akan secara preventif melakukan pencegahan terhadap itu dan siap untuk itu. Kalau ada," imbuh Pramono. 

Sebagai informasi, leptospirosis merupakan penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri ini umumnya hidup di ginjal hewan seperti tikus, anjing dan ternak, lalu dikeluarkan melalui urine.

Penularan leptospirosis dapat terjadi ketika bakteri masuk ke tubuh manusia melalui luka terbuka, goresan kulit, atau selaput lendir seperti mata, hidung, dan mulut, terutama setelah kontak dengan air atau tanah yang terkontaminasi saat banjir.

x|close