Satgas Damai Cartenz Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport di Area Grasberg

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 18:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Tim Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 sedang melakukan olah TKP penembakan karyawan PT Freeport di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Jumat (13/3/2026). ANTARA/HO-Humas Damai Cartenz 2026. Tim Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 sedang melakukan olah TKP penembakan karyawan PT Freeport di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Jumat (13/3/2026). ANTARA/HO-Humas Damai Cartenz 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Timika – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden penembakan yang menewaskan seorang karyawan PT Freeport Indonesia, Simson Mulia (48), di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu, 11 Maret 2026.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Yusuf Sutejo mengatakan proses olah TKP dilakukan bersama Polres Mimika serta unsur pengamanan wilayah Tembagapura.

Kegiatan diawali dengan konsolidasi tim di Mile 68 Tembagapura. Selanjutnya tim memeriksa kondisi saksi di rumah sakit serta berkoordinasi dengan unsur pengamanan di Posko 900 sebelum menuju lokasi kejadian.

Baca Juga: Freeport Sampaikan Duka Mendalam atas Tewasnya Karyawan dalam Penembakan di Grasberg

"Di lokasi, tim gabungan melakukan rekonstruksi awal kejadian melalui tujuh adegan olah TKP, termasuk memeriksa posisi kendaraan saat kejadian, posisi korban saat terjatuh, arah datangnya tembakan, hingga posisi saksi pada saat peristiwa berlangsung," kata Yusuf.

Ia menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan olah TKP berjalan dengan aman dan lancar hingga tim kembali melakukan konsolidasi akhir di Mile 68 Tembagapura.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi yang selamat, peristiwa penembakan terjadi ketika korban bersama rekannya baru saja menyelesaikan pekerjaan survei di area tersebut.

Saksi yang merupakan rekan kerja sekaligus sopir kendaraan menjelaskan bahwa saat kejadian korban berada di bagian belakang kendaraan pikap untuk merapikan perlengkapan serta peralatan survei setelah pekerjaan selesai dilakukan.

Baca Juga: Puluhan ASN di Mimika Mengundurkan Diri Karena Terhambat Kenaikan Pangkat

"Korban berada di bagian belakang kendaraan pikup ketika tiba-tiba terdengar dua kali suara letusan dari arah yang belum dapat dipastikan,” kata Yusuf.

Setelah mendengar suara tembakan tersebut, saksi melihat korban langsung terjatuh dan helm yang dikenakannya terlepas ke tanah.

Menyadari situasi darurat itu, saksi segera menghubungi base camp menggunakan alat komunikasi handy talky (HT) untuk meminta bantuan evakuasi secepatnya.

(Sumber: Antara)

x|close